Connect With Us

Bawa Pedang, Kawanan Rampok Ini Kerap Beraksi di Kawasan Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 20 November 2018 | 13:11

Kapolsek Benda Kompol Ubaidillah bersama jajarannya saat menunjukan barang bukti yang digunakan oleh para pelaku kawanan rampok yang beraksi di wilayah Kota Tangerang. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Polisi meringkus kawanan rampok ganas yang kerap beraksi menggunakan senjata tajam seperti celurit dan pedang. Lima wilayah di Kota Tangerang dan sekitarnya pun menjadi sasaran aksi para pelaku.

“Modus operandi pelaku yaitu menghentikan kendaraan korban kemudian langsung mengancam dengan senjata tajam dan mengambil secara paksa barang milik korban,” jelas Kapolsek Benda Kompol Ubaidillah dalam keterangannya, Selasa (20/11/2018).

Para pelaku kawanan rampok saat di gelandang oleh petugas Kepolisian.

Para pelaku kawanan rampok saat di gelandang oleh petugas Kepolisian.

Para pelaku yang berhasil diamankan di antaranya SR, 22, MN, 22, NZ, 18, dan RO,18. Kawanan rampok ganas itu dibekuk polisi usai melancarkan aksi kejahatannya di wilayah Benda, Kota Tangerang.

Kompol Ubaidillah mengatakan, dari tangan para pelaku pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti kejahatan seperti sebilah selurit dan pedang, 12 unit telepon genggam, hingga dompet.

“Para tersangka ditangkap di wilayah hukum kami setelah kami mendapatkan laporan dari 2 orang yang menjadi korbannya,” ungkapnya.

Barang bukti senjata tajam.

Barang bukti senjata tajam.

Kompol Ubaidillah menuturkan, rupanya para pelaku menyasar lima wilayah di Kota Tangerang dan sekitarnya untuk melancarkan aksi kejahatannya. Lima wilayah itu di antaranya Batuceper, Neglasari, Cipondoh, Benda dan Kalideres.

“Setiap beraksi tersangka selalu mengacungkan celurit ke wajah korban,” tuturnya.

Kini para pelaku mendekam di tahanan Polsek Benda dan akan dijerat Pasal 365 KUHP Tentang Pencurian dengan Kekerasan.

“Ancaman hukumannya 9 tahun penjara,” imbuh Kapolsek.(RAZ/HRU)

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 23:06

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mematangkan rencana percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api relasi Rangkasbitung–Merak.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill