Connect With Us

Sidak, 4 PNS 'Keluyuran' Terciduk di TangCity Mall

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 14 Januari 2019 | 17:00

Satpol PP Kota Tangerang bekerjasama dengan BPKSDM dan Inspektorat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di seluruh pusat perbelanjaan (mall) se-Kota Tangerang, Senin (14/1/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Satpol PP Kota Tangerang bekerjasama dengan BPKSDM dan Inspektorat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di seluruh pusat perbelanjaan (mall) se-Kota Tangerang, Senin (14/1/2019).

Sidak kali ini dalam rangka menciduk para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang yang kedapatan sedang keluyuran saat jam kerja tanpa kepentingan tugas pekerjaan.

Kabid Penegakan Hukum Daerah (Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang Kaonang mengatakan, dalam sidak ini terdapat empat pegawai berseragam PNS yang lantaran diduga keluyuran di TangCity Mall.

Namun, belum diketahui secara keseluruhan jumlah total hasil operasi sidak tersebut dari lokasi mall lainnya seperti Metropolis Town Square dan Mall Balekota.

Menurutnya, para PNS yang terciduk sidak tersebut belakangan diketahui merupakan guru. Mereka akan diserahkan kepada BPKSDM untuk dilakukan pendataan.

"Kami gelar ini ini penegakan PNS yang dijam kerja ada di mall. Tapi nanti juga pendalamannya BPKSDM. Kalau kami kan penegakkan, karena orang yang pake seragam itu belum tentu bolos, misalnya guru jamnya kosong," ujar Kaonang kepada wartawan.

Sementara Kabid Pembinaan BKPSDM Kota Tangerang Nuriwan menuturkan, pihaknya akan mendalami pada pegawai berseragam PNS yang terciduk tersebut. Sebab menurutnya, para PNS yang berkeluyuran tak serta-merta berasal dari pemerintah Kota Tangerang.

"Nanti kita akan lihat seperti apa kesalahannya. Karena tidak semua orang berseragam Pemda di sini merupakan PNS. Bisa saja mereka pegawai dibawah kementrian atau lain-lain. Tapi karena mereka ada disini makanya kita periksa, dan kita data," jelasnya.

Nuriwan menambahkan, jika memang ada pelanggaran, mereka akan berikan teguran hingga sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

"Terlebih lagi guru, kalau guru kan jamnya flexible yah. Jadi ketika mereka jam kosong terus ada disini itu memang tidak apa, tapi kami mengimbau agar mereka tidak memakai seragam karena akan merusak citra," tutupnya.(MRI/RGI)

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

BANTEN
2.458 ASN Pemprov Banten Bakal Pensiun hingga 2031, Guru Paling Banyak

2.458 ASN Pemprov Banten Bakal Pensiun hingga 2031, Guru Paling Banyak

Senin, 24 Agustus 2026 | 14:50

Sebanyak 2.458 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten diproyeksikan memasuki masa pensiun hingga 2031. Tenaga pengajar menjadi kelompok yang paling banyak terdampak dalam proyeksi tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill