Connect With Us

Merasa Ditipu, Belasan Orang di Tangerang Mencari Perempuan Ini

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 16 Januari 2019 | 19:00

Terlihat spanduk terpasang di pagar rumah mewah yang beralamatkan di Kavling Agraria No 16, RT 03/08, Kelurahan Nusajaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah spanduk terpasang di pagar rumah mewah yang beralamatkan di Kavling Agraria No. 16, RT 03/08, Kelurahan Nusajaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang sejak Selasa (15/1/2019) malam.

Pesan yang disampaikan pembuat spanduk bahwa mencari sosok perempuan berkerudung yang potretnya terpampang dalam spanduk tersebut yang diketahui bernama Tanti Komalasari yang merupakan penghuni rumah tersebut.

Dalam spanduk pula, pemasang mencantumkan sejumlah kontak ponselnya. Selain itu, mereka ramai-ramai menuding bahwa Tanti telah melakukan penipuan dengan modus penggandaan sertifikat kontrakan.

"Rumah ini bermasalah dikarenakan sertifikatnya berganda di mana-mana. Dicari...!! Tanti Komalasari anak Bapak Tatang pemilik kontrakan ini. Kami adalah korban penipuan Tanti dengan modus penggandaan sertifikat kontrakan," bunyi tulisan dalam spanduk itu seperti terpantau TangerangNews pada Rabu (16/1/2019).

Ketua RT setempat Dedi Hidayat menuturkan spanduk dugaan penipuan dengan modus penggandaan sertifikat kontrakan tersebut telah dipasang sejak kemarin malam.

Menurutnya sebelum spanduk itu terpasang, dalam sepekan terakhir, 15 orang mendatangi rumah Dedi yang mengaku telah ditipu dengan kerugian uang ratusan juta.

"Spanduknya dari kemarin memang mereka pasangnya izin ke saya. Tapi seminggu ini saya kedatangan tamu sampai 15 orang ngaku ditipu ada yang rugi dari Rp150 sampai Rp350 juta. Rumah Bu Tanti juga kosong (tak berpenghuni) sejak dua Minggu," kata Dedi kepada TangerangNews.

Saat dikonfirmasi TangerangNews, satu di antara pemasang spanduk yaitu Afendi mengaku telah menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh Tanti.

Afendi mengatakan bahwa pada empat bulan yang lalu dirinya ditawarkan untuk menerima penggadaian sebuah kontrakan yang merupakan milik Tanti.

Berminat menerima gadaian kontrakan tersebut, Afendi lantas menyerahkan uang yang telah disepakati oleh keduanya yakni sebesar Rp100 juta. Setelahnya, Afendi pun menerima sertifikat kontrakan tersebut.

Namun, sertifikat kontrakan yang diterimanya adalah palsu. Kepalsuan ini, kata dia, berdasarkan pengecekan ke kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Tangerang.

"Saya rugi Rp100 juta. Saya dijanjikan kontrakannya itu katanya saya dikasih tiap bulan dia cicil Rp7 juta 8 ratus ribu. Jadi sistemnya itu gadai kontrakan, ternyata sertifikatnya palsu. Saya sudah laporan ke BPN ternyata palsu itu, dia melakukan penipuan sertifikat juga, penipuan uang juga," kata Afendi.

Menurut Afendi, peristiwa tersebut tak hanya dialaminya oleh dirinya seorang. Bahkan Afendi menyebutkan 40 orang mengalami peristiwa serupa. Ironisnya, kata Afendi, seorang polisi yang telah purna tugas juga menjadi korban penipuan.

"Dianya kabur, nomor telepon tidak aktif, sama saudaranya juga tidak ada kabar. Ketahuannya kalau kita ditipu baru belakangan bahwa ada 40 orang yang kaya saya gini, sekitar Rp 5 miliar-an dia sudah kantongi," ungkap pria asal Cipondoh ini.

Afendi menambahkan bahwa 10 orang yang mengaku diduga ditipu tersebut telah mengadukan peristiwa itu ke kantor polisi. "Sudah ke Polsek Karawaci. Dua hari yang lalu melapor," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Karawaci Kompol Doddy Ginanjar membenarkan adanya aduan tersebut.

"Memang dua hari kemarin ada yang datang ke Polsek mengadu. Bu Tanti memang meminjam uang tapi enggak bayar-bayar. Intinya itu masalah hutang piutang lebih ke perdata," tukas Kapolsek.(MRI/RGI)

KOTA TANGERANG
Innalillahi, KH Chairuddin Sosok Pengayom Wartawan Tangerang Meninggal Dunia

Innalillahi, KH Chairuddin Sosok Pengayom Wartawan Tangerang Meninggal Dunia

Selasa, 3 November 2026 | 17:41

Kabar duka menyelimuti masyarakat Kota Tangerang. Ketua Harian Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al-Azhom, KH Chairuddin bin H. Serin Mukhtar, menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa 3 November 2026, pukul 14.25 WIB.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill