ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Tanti Komalasari, perempuan yang diduga melakukan penipuan terhadap sekitar 40 orang dengan modus penggandaan sertifikat kontrakan bukan orang sembarangan.
Ia yang menghuni rumah mewah beralamat di Kavling Agraria No 16, RT 03/08, Kelurahan Nusajaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang merupakan pegawai anak perusahaan Pertamina.
Hal itu diungkapkan Ketua RT setempat, Dedi Hidayat. Menurutnya, perempuan berkerudung tersebut setiap harinya disibukkan dengan pekerjaannya.
"Aktivitasnya sibuk ya sibuk kerja. Pergi pagi pulang malam. Kerjanya di Jakarta, anak perusahaan Pertamina," ujarnya saat dijumpai TangerangNews di kediamannya yang tak jauh dari hunian Tanti, Rabu (16/1/2019).
Dedi menuturkan, Tanti tinggal di rumah mewah dua kavling yang dijadikan satu tersebut bersama ibu dan dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah. Namun sejak dua pekan terakhir, kata Dedi, rumahnya tak berpenghuni.
Seperti pantauan TangerangNews pula, di rumah tersebut tidak terlihat ada aktivitas. Lampu-lampu tetap menyala meskipun siang hari. Tampak juga dua unit sepeda motor terparkir di halaman rumah.
Selain itu, sebuah spanduk tudingan bahwa Tanti telah melakukan penipuan dengan modus penggandaan sertifikat kontrakan pun terpasang pada pagar rumah bercat warna hitam tersebut.
"Sudah dua minggu enggak kelihatan. Saya enggak tahu di mana sekarang," ucap Dedi.(MRI/RGI)
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews