Connect With Us

Fotonya Terpampang Bersama Jokowi, WH Sulit Dipanggil Bawaslu

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 28 Januari 2019 | 18:00

Terlihat Baliho Capres-Cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf, yang ada wajah Gubernur Banten Wahidin Halim terpasang di kawasan TangCity Mall. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Bawaslu Kota Tangerang memanggil Gubernur Banten Wahidin Halim atas tindak lanjut laporan dugaan tindak pelanggaran pemilu.

Komisioner Bawaslu Kota Tangerang Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Hery Handani mengatakan, pelapor adalah Ferrari, masyarakat yang berprofesi sebagai advokat.

Menurutnya, pelapor meminta Bawaslu untuk memproses Wahidin karena fotonya terpampang dalam baliho atau spanduk capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.

"Surat pemanggilan kita layangkan hari Sabtu pagi. Diterima dan disampaikan ke bagian umum secara prosedural. Nah hari ini kita tunggu yang bersangkutan untuk datang ke kantor kami," kata Hery di kantor Bawaslu Kota Tangerang, Senin (28/1/2019).

Baliho tersebut terpasang di kawasan TangCity Mall dan kawasan Neglasari, Kota Tangerang pada sepekan sebelum laporan. Adapun laporan yang diterima Bawaslu Provinsi Banten pada 16 Januari.

Kemudian 17 Januari, laporan itu dilimpahkan ke Bawaslu Kota Tangerang. Kemudian pada 18 Januari, Bawaslu Kota Tangerang menjalani penanganan laporan terhadap kasus tersebut.

Komisioner Bawaslu Kota Tangerang Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Hery Handani menunjukkan surat pemanggilan terhadap Gubernur Banten Wahidin Halim.

 

"Baliho yang di TangCity sudah dicopot dan yang di Neglasari sudah dirubah, wajah Pak WH sudah tidak ada," kata Hery.

Hery menjelaskan, dalam kasus ini pria yang akrab disapa WH diduga melanggar Pasal 282 UU RI No 7/2017 tentang Pemilihan Umum bahwa pejabat negara dilarang melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta Pemilu selama proses kampanye.

"Lima orang saksi telah kami periksa. Tinggal menunggu pemeriksaan terlapor. Karena dalam hal ini ada beberapa unsur yang harus dibuktikan seperti ketentuan menguntungkan dan merugikan itu," jelasnya.

Hery menambahkan bahwa hingga saat ini Bawaslu masih menunggu kedatangan mantan Wali Kota Tangerang tersebut untuk dimintai keterangan. 

"Pak WH seharusnya hadir karena ini unsur nama dia juga. Info terakhir pihak terlapor sulit dihubungi," imbuhnya.

Berdasarkan informasi, Wahidin tengah memenuhi undangan di Istana Wakil Presiden untuk mengikuti terkait pembahasan transportasi sejak pagi hingga petang ini.(MRI/RGI)

PROPERTI
Ruko di Gading Serpong Ini Cuma 44 Unit Langsung Jadi Rebutan 

Ruko di Gading Serpong Ini Cuma 44 Unit Langsung Jadi Rebutan 

Kamis, 16 April 2026 | 20:06

Demam properti di Gading Serpong makin tak terbendung. Proyek ruko terbaru Pasadena Square South langsung diincar para investor sebelum resmi dipasarkan.

KOTA TANGERANG
Daftar Korban Luka dan Terdampak Kebakaran di Asrama Polisi Ciledug

Daftar Korban Luka dan Terdampak Kebakaran di Asrama Polisi Ciledug

Kamis, 16 April 2026 | 23:01

Kamis sore yang tenang di Asrama Polisi Ciledug, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang seketika berubah menjadi kepanikan luar biasa.

SPORT
Ajak Warga Peduli Kesehatan Mata, RS Mata Achmad Wardi Gelar Run for Vision 2026 di Serang 

Ajak Warga Peduli Kesehatan Mata, RS Mata Achmad Wardi Gelar Run for Vision 2026 di Serang 

Senin, 13 April 2026 | 19:17

RS Mata Achmad Wardi menggelar ajang lari Run for Vision 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun rumah sakit yang jatuh setiap 21 April.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill