Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat
Kamis, 11 Juni 2026 | 05:17
Sejumlah kendala muncul pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Erlan Rusnarlan menyebutkan pembuatan E-KTP telah mencapai 99,40 persen atau 1.250.000 orang. Sementara sisanya, atau sekitar 2 ribu orang belum memiliki E-KTP.
"Sekarang sudah 99,40 persen. Jadi kurang lebih ada 2 ribu orang lagi yang belum," kata Erlan kepada TangerangNews, Senin (25/2/2019).
Erlan mengungkapkan, 2 ribu orang yang belum memiliki kartu kependudukan itu karena sejumlah alasan. Salah satunya sedang di luar Kota Tangerang atau pindah domisili namun tidak melapor.
"Kami sudah berupaya kami mengundang dan disuruh datang ke kecamatan atau pelayanan dukcapil atau hari Sabtu-Minggu juga kami siap melayani," ujarnya.
Erlan mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat mengenai legalitas kependudukan. Mulai dari jemput bola ke tiap-tiap kecamatan hingga ke sekolah menengah atas (SMA) untuk melakukan perekaman.
"Terus-menerus oleh kami diupayakan. Termasuk yang beranjak usia 17 tahun oleh kami diupayakan perekaman," jelasnya.
Erlan menambahkan bahwa memang tak mungkin 100 persen warga di Kota Tangerang mempunyai E-KTP karena ada penduduk yang sudah pindah domisili dan sudah tua sehingga menganggap kartu identitas ini kurang penting.
"Ya namanya penduduk faktornya itu tadi. Jadi sulit kalau mencapai 100 persen," tukasnya.(MRI/RGI)
Sejumlah kendala muncul pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh.
TODAY TAGPT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) yang menaungi sejumlah merek ritel seperti AZKO, ATARU, Pendopo, NEKA serta Toys Kingdom menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp548,02 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews