Connect With Us

Masih 2 Ribu Warga Kota Tangerang yang Belum Punya E-KTP

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 25 Februari 2019 | 17:00

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Erlan Rusnarlan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Erlan Rusnarlan menyebutkan pembuatan E-KTP telah mencapai 99,40 persen atau 1.250.000 orang. Sementara sisanya, atau sekitar 2 ribu orang belum memiliki E-KTP. 

"Sekarang sudah 99,40 persen. Jadi kurang lebih ada 2 ribu orang lagi yang belum," kata Erlan kepada TangerangNews, Senin (25/2/2019).

Erlan mengungkapkan, 2 ribu orang yang belum memiliki kartu kependudukan itu karena sejumlah alasan. Salah satunya sedang di luar Kota Tangerang atau pindah domisili namun tidak melapor.

"Kami sudah berupaya kami mengundang dan disuruh datang ke kecamatan atau pelayanan dukcapil atau hari Sabtu-Minggu juga kami siap melayani," ujarnya.

Erlan mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat mengenai legalitas kependudukan. Mulai dari jemput bola ke tiap-tiap kecamatan hingga ke sekolah menengah atas (SMA) untuk melakukan perekaman.

"Terus-menerus oleh kami diupayakan. Termasuk yang beranjak usia 17 tahun oleh kami diupayakan perekaman," jelasnya.

Erlan menambahkan bahwa memang tak mungkin 100 persen warga di Kota Tangerang mempunyai E-KTP karena ada penduduk yang sudah pindah domisili dan sudah tua sehingga menganggap kartu identitas ini kurang penting.

"Ya namanya penduduk faktornya itu tadi. Jadi sulit kalau mencapai 100 persen," tukasnya.(MRI/RGI)

BANDARA
Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill