Connect With Us

Warung Kelontong di Kampung Hidroponik Dibedah Seperti Alfamart

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 27 Februari 2019 | 15:00

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meresmikan sebuah warung kelontong di Kampung Hidroponik yang telah dibedah pengelola jaringan ritel Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Rabu (27/2/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meresmikan sebuah warung kelontong di Kampung Hidroponik yang telah dibedah pengelola jaringan ritel Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Rabu (27/2/2019).

Setelah memotong pita sebagai tanda peresmian warung kelontong yang telah disulap layaknya minimarket ini, Arief melihat-lihat sejumlah produk yang dijual di warung tersebut.

Arief mengatakan, tak sedikit wisatawan yang berkunjung ke Kampung Hidroponik sehingga mereka dapat membeli oleh-oleh khas Kota Tangerang di warung ini.

"Di kampung tematik ini kan banyak yang datang. Nanti mereka beli oleh-olehnya di sini," katanya. 

General Manager Corporate Communication Alfamart Ivan Hermawan mengatakan, bedah warung itu merupakan salah satu kontribusi yang dilakukan perusahaan, untuk turut serta dalam meningkatkan perekonomian pengusaha kecil dan juga persembahan HUT Kota Tangerang yang ke-26 tahun.

Menurutnya, perseroan bangga bisa ikut berpartisipasi dalam HUT Kota Tangerang sekaligus juga aktif memajukan warung tradisional khususnya di Kota Tangerang.

“Tentu kita wajib mendukung program pemerintah yang memiliki tujuan mulia. Sebagai toko komunitas, Alfamart berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat termasuk para pedagang warung tradisional agar dapat maju bersama melalui program OBA atau Outlet Binaan Alfamart,” ujarnya.

Pada bedah warung tersebut, selain warung yang akan di renovasi layaknya toko modern, pedagang akan memperoleh pasokan barang dengan harga khusus dan kemudahan dalam memesan barang melalui aplikasi Alfamikro. 

Tidak hanya merenovasi warung tradisional menjadi Outlet Binaan Alfamart saja, pedagang juga akan mendapatkan pendampingan usaha seperti pelatihan manajemen ritel, penataan barang, cara untuk membaca produk yang sedang laku dipasaran dan manajemen keuangan, sehingga para pedagang warung dapat mengelola usahanya secara profesional.

Fatimah, salah satu pedagang yang mendapat kesempatan renovasi warung, mengungkapkan kegembiraannya. Ia bersyukur warungnya ini sudah rapi dan akan ramai dikunjungi pembeli.

“Saya jualan dari anak-anak saya masih pada kecil, warung saya dulu mah berantakan, kotor, urakan pokoknya. Bersyukur banget warung saya dibagusin,” tukasnya.(RAZ/RGI)

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill