Connect With Us

Masalah Aset Pemkab & Pemkot Tangerang Ternyata Belum Rampung

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 28 Februari 2019 | 15:00

Gubernur Banten Wahidin Halim saat diwawancarai awak media di gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis (28/2/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Persoalan serah terima aset dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan Pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) ternyata belum rampung.

Hal itu diungkapkan Gubernur Banten Wahidin Halim pada Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang, dalam rangka peringatan HUT Kota Tangerang ke-26 di gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis (28/2/2019).

Mantan Wali Kota Tangerang dua periode itu mengatakan, dirinya akan kembali menjembatani Pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk menyelesaikan serah terima aset.

"Barusan Pak Wali Kota (Tangerang) bilang belum konkret, ya kita undang lagi nanti. Ada sebagian (aset) yang belum diserahkan," kata pria yang kerap disapa WH ini.

Menurutnya, dari 56 titik aset Pemkab Tangerang yang berdiri di lokus Kota Tangerang, belum sepenuhnya diserahkan kepada Pemkot Tangerang. Hal ini, kata dia, masih dalam proses.

"Proses administrasinya sudah. Tapi mesti di add name lagi. Harus diserahkan secara hukum, sehingga menjadi milik kota. Dalam hal ini Provinsi kan hanya menjadi penengah saja," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan, pertemuan terakhir dengan Pemkab Tangerang mengenai persoalan aset dilakukan pada 11 Februari 2019. 

"Jadi tadi Pak Gubernur nanya ke saya, gimana masalah dengan aset? Saya bilang belum. Terakhir itu tanggal 11 Februari itu dilakukan join off name," ucapnya.

Arief mengaku puluhan aset tersebut memang sangat dibutuhkan bagi Pemkot Tangerang. Terlebih aset Stadion Benteng, misalnya, yang rencananya akan digunakan sebagai venue untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten pada 2020.

"Memang beberapa aset ini terutama misalnya stadion kita kan harus siapkan kaitan Porprov, bahwa dari sisi perencanaan kita sudah gagas dari sisi aset juga harus diselesaikan," paparnya.(RAZ/RGI)

TANGSEL
Bullying di SMPN 10, Pemkot Tangsel Terjunkan Tim Psikolog Pulihkan Trauma Belasan Korban

Bullying di SMPN 10, Pemkot Tangsel Terjunkan Tim Psikolog Pulihkan Trauma Belasan Korban

Senin, 26 Oktober 2026 | 17:52

Kasus perundungan yang menimpa sejumlah siswa di SMPN 10 Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat.

BISNIS
Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan dan Etika Debt Collector Tarik Kendaraan

Nasabah Wajib Tahu! Ini Aturan dan Etika Debt Collector Tarik Kendaraan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:01

Aktivitas penagihan utang dalam industri pembiayaan seringkali memicu persoalan di tengah masyarakat. Tak jarang terjadi gesekan ketika ada penarikan paksa kendaraan oleh debt collector (professional collector).

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

NASIONAL
Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Ada Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen dari PLN, Cek Syaratnya

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:45

PT PLN (Persero) memberikan diskon biaya penyambungan tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui program “Energi Berdikari” dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Promo tersebut berlaku mulai 22 Oktober hingga 4 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill