Connect With Us

Pilpres Tinggal Hitung Hari, Kanwil Banten Siapkan Ini di Lapas Jika Kondisi Chaos

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 11 April 2019 | 16:00

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten Imam Suyudi, bersama Kadivpas Banten Slamet Prihantara dan Kalapas Pemuda Tangerang Jumadi di aula Lapas Kelas IIA Tangerang (Lapas Pemuda Tangerang), Kamis (11/4/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Pesta demokrasi Pilpres kian dekat tinggal menunggu hari. Seluruh warga negara Indonesia yang tercatat dalam daftar pemilihan tetap (DPT) termasuk para warga binaan pemasyarakatan (narapidana) akan menunaikan haknya untuk memberikan suaranya dalam Pilpres dan Pileg pada 17 April 2019.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum dan HAM  Banten, Imam Suyudi menyatakan, pihaknya akan mensukseskan Pilpres. Dia mengaku telah memberikan arahan  kepada seluruh Kepala Pengamanan di jajaran Kantor Wilayah Kemenkum dan HAM  Banten di aula Lapas Kelas IIA Tangerang  atau Lapas Pemuda Tangerang pada Kamis (11/4/2019).

"Saya telah memberi penguatan agar situasi saat ini di Lapas dan Rutan Kemenkumham Banten dalam kondisi yang aman, tertib dan terkendali. Apalagi ini menghadapi pesta demokrasi," ujarnya didampingi Kadivpas Banten Slamet Prihantara dan Kalapas Pemuda Tangerang, Jumadi.

Dia bertutur, para petugas keamanan di Lapas maupun Rutan harus segera berkonsolidasi untuk memperkuat pengamanan demi keberlangsungan pemilu yang aman dan tentram karena para warga binaan yang akan menggunakan hak pilihnya. Baca Juga : Prabowo-Sandi Menang

"Mereka harus segera mengkonsolidasikan jajarannya masing-masing agar memperkuat pengamanan, mengantisipasi bagaimana langkah yang akan dia harus lakukan, jika terjadi chaos," jelasnya.

 

Penguatan itu sesungguhnya tak hanya dalam momentum pemilu, melainkan aktivitas seperti biasa pun para petugas keamanan harus menjaga ketertiban saat bertugas, juga dapat melayani para warga binaan dan pengunjung.

"Intinya adalah memang bukan hanya saat ini, seluruh lapas dan rutan di Banten harus aman, tertib, terkendali dan semua warganya biaan menggunakan hak pilihnya,” paparnya.(DBI/RGI)

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

Senin, 2 November 2026 | 22:39

Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill