Connect With Us

PKS Klaim Raih 6 Kursi di DPRD Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 24 April 2019 | 19:00

Para saksi dari PKS mengikuti rapat pleno rekapitulasi suara di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di GOR Jatiuwung, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tangerang mengklaim berada di peringkat tiga besar dalam Pileg 2019. Bahkan perolehan sementara ini berhasil mengamankan enam kursi di DPRD Kota Tangerang.

Hal itu diungkapkan Ketua Media Center Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) PKS Kota Tangerang Andi Windarto.

Ia mengatakan, klaim tersebut berdasarkan data C1 yang telah dihimpun dan dihitung dengan total suara sah untuk seluruh partai sebanyak 885.346 suara.

"PDIP dengan perolehan suara 19,14 persen, Gerindra dengan perolehan suara 14,96 persen, PKS dengan perolehan suara 11,81 persen," ujarnya kepada TangerangNews, Rabu (24/4/2019).

Kata Andi, partai yang lahir pada tahun 1998 ini dipastikan mengalami kenaikan dalam perolehan kursi di parlemen Kota Tangerang.

"Jika sebelumnya PKS hanya mendapat 4 Kursi, ditahun ini kami memastikan mendapatkan 6 kursi," klaimnya.

Andi menambahkan, posisi tersebut sekaligus akan bakal menempatkan PKS sebagai salah satu pimpinan untuk memperjuangkan suara rakyat di DPRD Kota Tangerang.

Sedangkan untuk perolehan suara provinsi, dimana Kota Tangerang masuk dalam Dapil Banten 5 dan Dapil Banten 6, PKS Kota Tangerang juga mengukuhkan posisi di jajaran peringkat tiga besar.

"Dari perolehan suara Dapil Provinsi, maka PKS Kota Tangerang dipastikan meraih total dua kursi yaitu untuk perwakilan Dapil Banten 5 dan Dapil Banten 6 masing-masing satu kursi dengan rata-rata persentase perolehan suara sebesar 13,32 persen," paparnya.(MRI/RGI)

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill