Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sopir truk tanah atau transformers mengungkapkan alasannya melaju kendaraannya secara kebut-kebutan.
Menurut pengakuan Andi, salah seorang sopir yang berada di halaman Stadion Benteng Tangerang karena kendaarannya ditindak petugas, Selasa (7/5/2019), salah satu pemicu mereka kerap mengabaikan faktor keselamatan berlalu lintas adalah penghasilan.
Seperti diketahui, kendaraan pengangkut tanah yang dikendarainya itu ditindak karena beroperasi di luar jam operasional sebagaimana diatur dalam Perwal No 30/2012.
Kepada TangerangNews, Andi mengaku ia adalah satu diantara sekian sopir transformers yang melintas di Kota Tangerang yang kerap melaju dengan kecepatan tinggi.
Alasannya, kata dia, untuk mengejar terpenuhinya target kuota (rit) yakni perjalanan bolak-balik mengantar muatan tanah.
"Jadi saya akui kalau saya juga kebut-kebutan itu karena kebutuhan. Karena saya ngejar rit," ujar pria yang telah bekerja sebagai sopir truk tanah sedari enam tahun yang lalu.
Kebut-kebutan itu, kata dia, dipicu karena kebutuhan. Ia ingin, dalam sehari bisa mengantar tanah dari Balaraja hingga Dadap mencapai tiga rit.
Sebab dalam satu ritnya, ia mengantongi upah bersih Rp100 ribu. Angka ini dirasa tidak cukup baginya dan keluarganya dalam memenuhi kebutuhan hidup.
"Kalau anter tanah Rp100 ribu itu serit (sekali jalan). Nah ini cuma bisa buat makan doang. Makanya karena ngebut, biar dapat dua sampai tiga rit anter tanahnya. Ibaratnya kalau nggak ngebut nggak dapat duit," ungkapnya.
Ia bertutur, belakangan ini hanya bisa mengantar tanah satu rit saja. Menurut dia, itu karena adanya Perwal No 30/2012 yang hanya memperbolehkan truk tanah beroperasi di Kota Tangerang mulai pukul 20.00 WIB hingga 05.00 WIB.
Terlebih petugas tengah gencar mengimplementasikan peraturan itu sehingga waktu aktivitasnya mengantar tanah sangat singkat.
"Saya juga keinginannya boleh jalan di siang hari. Karena memang kalau serit nggak cukup. Apalagi kaya macam dikandangin gini, ya malah tekor," paparnya.
Pria yang mengklaim memiliki SIM B2 ini menambahkan, berkendara secara kebut-kebutan tidak mempedulikan dampaknya yaitu kecelakaan. Sebab, dalam berkendara dengan kecepatan tinggi, ia menyebut ada mekanismenya.
"Ngebut kan ada mekanismenya. Maksudnya kalau di jalanan kita bisa atur kecepatannya, kelihaiannya," tukasnya.(MRI/RGI)
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGKabar gembira bagi para pecinta durian. Tangcity Mall kembali memanjakan lidah masyarakat dengan menghadirkan event kuliner tahunan yang paling dinanti, yaitu Rame Rame Belah Duren.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews