Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih
Kamis, 9 Juli 2026 | 16:11
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TANGERANGNEWS.com-Praktek prostitusi di Kota Tangerang saat bulan suci Ramadan 1440 H diduga berpindah ke sejumlah apartemen.
Apartemen yang diduga dijadikan praktek transaksional antara para wanita panggilan dengan pria hidung belang diduga terjadi di Apartemen Modern Land dan Apartemen Ayodhya.
Baca Juga :
Pemerintah Kota berjuluk Akhlakul Karimah wajib mencegahnya. Sebab, apartemen merupakan area teraman dalam aksi kegiatan lendir tersebut.
Pantauan TangerangNews.com di Apartemen Modern Land yang terletak Jalan Hartono Raya, Kelapa Indah, Kota Tangerang pada Senin (13/5/2019) malam, tampak sejumlah wanita berpenampilan seksi berlalu lalang.
Mereka acap kali menunggu tamunya di area lobi atau lantai dasar apartemen yang pintu masuknya menggunakan akses khusus.
"Mas ngapain? Kalau masuk sini pakai akses. Kalau enggak punya (akses), panggil saja orangnya (penghuni) di atas suruh turun, biar bisa masuk, biar dia yang bukain aksesnya," kata seorang petugas keamanan setempat kepada TangerangNews.com di area tower Yellow, Apartemen Modern Land.
Kondisi wanita yang terlihat menunggu tamu, serupa dengan Apartemen Ayodhya. Tetapi, aktivitas di apartemen yang letaknya dekat dengan RSUD Kota Tangerang itu tak begitu ramai seperti di Apartemen Modern Land.
Warga Buaran Kota Tangerang, Rizko mengatakan, aktivitas di apartemen Modern Land dan Ayodhya marak dari kegiatan prostitusi.
Ia menyebut, kegiatan berlendir tersebut sudah berjalan sebelum bulan puasa. Hanya saja, pada bulan puasa ini kian terang-terangan.
"Bulan puasa semakin meningkat dan terang-terangan," tukasnya.(DBI/HRU)
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TODAY TAGSatuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 8.369 gram (8,3 kilogram) melalui paket kiriman.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews