Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Praktek prostitusi di Kota Tangerang saat bulan suci Ramadan 1440 H diduga berpindah ke Apartemen. Salah satunya Apartemen Modern Land.
Wanita yang menjajakan dirinya kepada pria hidung belang pun mengaku untuk sekali esek-esek harganya Rp400 ribu. Bahkan jika sedang sepi order, Rp200 ribu pun akan dilayani.
Baca Juga :
Hal itu diungkapkan wanita berinisial S, di Yellow tower, Apartemen Modern Land, Jalan Hartono Raya, Kelapa Indah, Kota Tangerang pada Selasa (14/5/2019).
"Rata-rata harganya Rp400 ribu sama seperti saya. Kalau lagi kepepet, Rp200 ribu juga jadi. Tapi lihat tamunya dulu seperti apa," ungkap S kepada TangerangNews.com.
Ia mengatakan, praktek prostitusi di apartemen Modern Land sebenarnya sudah diketahui banyak khalayak. Bahkan dia menyebut merata, tidak hanya di tower Yellow, tetapi juga Green, Blue hingga Red.
"Hampir semua tower begitu. Tapi kalau di tower merah tidak terlalu (tampak)," kata wanita yang mengaku berusia 24 tahun tersebut.
Ia menambahkan, bahwa praktek prostitusi di apartemen ini terjadi sejak lama. Dia menyebut karena kondisinya aman, menyebabkan kegiatan transaksional haram tersebut menjadi tumbuh subur.
"Saya memang baru setahun, tetapi saya sebelum pindah ke sini sudah tahu di sini aman," jelasnya.(DBI/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak ada 20.878 pengangguran dengan tingkat pendidikan Sarjana di wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara blak-blakan menyoroti masih banyaknya perusahaan yang tidak melaporkan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) mereka kepada pemerintah daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews