Connect With Us

15 SD Terima Penghargaan Penanggulangan Bencana di Periuk

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 8 Juli 2019 | 11:07

Sekretaris Camat Periuk Saemili dan Kepala UPT Damkar Periuk Syahrial saat menyerahkan piagam penghargaan kepada 15 kepala SD di halaman kantor Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (8/7/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 15 sekolah dasar (SD) negeri dan swasta di Periuk, Kota Tangerang menerima piagam penghargaan sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana alam, bahaya kebakaran dan penyelamatan korban.

Piagam penghargaan diserahkan langsung Camat Periuk Sumardi dan Kepala UPT Damkar Periuk Syahrial kepada 15 kepala SD, dalam apel tanggap bencana di halaman kantor Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (8/7/2019).

Camat Periuk Sumardi dan Kepala UPT Damkar Periuk Syahrial saat menyerahkan piagam penghargaan kepada 15 kepala SD di halaman kantor Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (8/7/2019).

Camat Periuk Sumardi mengatakan, 15 SD negeri dan swasta di Periuk ini telah mengikuti pelatihan penanggulangan bencana alam, bahaya kebakaran dan penyelamatan korban.

"Ini terkait dengan penanggulangan bencana ada sosialisasi kepada sekolah-sekolah, masyarakat bahkan mungkin ke rumah tangga untuk antisipasi kebakaran," ujarnya.

Kepala UPT Damkar Periuk Syahrial menuturkan, pemberian piagam penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada sekolah karena anak didiknya turut serta berpartisipasi penanggulangan bencana alam.

"Karena kita melakukan kegiatan itu melihat sekolah-sekolah di Periuk ini rata-rata berlantai 2 dan 3," ucapnya.

Baca Juga :

Syahrial mengungkapkan gedung sekolah di Periuk rata-rata bertingkat dua dan tiga, sehingga perlu adanya pemahaman penanggulangan bencana alam.

"Jadi kalau terjadi gempa ataupun bencana lainnya anak-anak didik ini sudah memahami apa yang harus mereka lakukan, dalam rangka penyelamatan diri maupun penyelamatan rekan-rekannya termasuk juga bahaya kebakaran," jelasnya.

Camat Periuk Sumardi dan Kepala UPT Damkar Periuk Syahrial saat menyerahkan piagam penghargaan kepada 15 kepala SD di halaman kantor Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Senin (8/7/2019).

Syahrial menambahkan kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan bencana alam, bahaya kebakaran dan penyelamatan korban gencar dilakukan di sekolah-sekolah.

Setelah menyasar 15 SD di Periuk, kata dia, pihaknya juga akan menggelar kegiatan serupa di SD negeri maupun swasta di wilayah Kecamatan Jatiuwung.

"Setelah SD terselesaikan, kami melangkah ke SMP," katanya.

Syahrial berharap para guru dan peserta didik dapat menularkan ilmu penanggulangan bencana alam kepada keluarganya di rumah.

"Sehingga masyarakat memahami apa yang harus dilakukan, sebelum, pada saat, maupun terjadi bencana supaya mereka bisa menularkan ilmunya," tukasnya.(RAZ/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill