Connect With Us

Sapi Kurban di Masjid Al-Azhom Tidak Cukup Umur & Terinfeksi Cacing

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 11 Agustus 2019 | 17:51

Tampak para panitia kurban Masjid Raya Al-Azhom dan warga sedang memotong daging hewan kurban. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Tim pemeriksa hewan kurban dari Institut Pertanian Bogor (IPB) merilis hasil pemeriksaannya di Masjid Raya Al-Azhom, Kota Tangerang.

"Kami telah melakukan pemeriksaan  selama dua hari, yaitu saat sebelum pemotongan dan hari H pemotongan," ujar Reza Pratama, mahasiswa IPB saat ditemui di Masjid Raya Al-Azhom, Minggu (11/8/2019).

Reza menjelaskan hewan kurban di Masjid Raya Al-Azhom berjumlah 42 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Sebelum disembelih, fisik hewan-hewan kurban itu diperiksa. Pemeriksaan fisik yang dilakukan pun seperti pengecekan tanduk dan usianya.

"Dari hasil pemeriksaan didapatkan sebanyak 4 sapi yang umurnya belum cukup untuk dikurbankan, 2 kambing yang juga belum cukup umur dan domba semuanya cukup umur," katanya.

Setelah disembelih, hewan-hewan kurban itu kembali diperiksa. Pemeriksaan dilakukan pada organ-organ hewan kurban yang meliputi kondisi hati, limpa, jantung, ginjal dan paru-paru.

"Dari hasil pemeriksaan, kami dapatkan 7 organ hati kondisinya mengalami infeksi cacing, dan seekor sapi terindikasi hipoprotein," ucapnya.

Reza menambahkan pihaknya telah merekomendasikan temuannya tersebut kepada pihak panitia penyelenggara kurban Masjid Raya Al-Alzhom.

Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tangerang Ahmad Rofiqi mengatakan hewan kurban yang belum cukup umur sudah diganti.

"Sudah-sudah diganti dengan yang cukup umur," katanya.

Sementara terkait organ hati pada hewan kurban yang mengalami infeksi cacing tidak didistribusikan atau dibuang. "Nah untuk hati infeksi cacing tidak dipakai, ya," pungkas panitia penyelenggara kurban Masjid Raya Al-Azhom ini.(RAZ/RGI)

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

KAB. TANGERANG
Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden, Sachrudin Siap Dukung MBG dan Sekolah Rakyat

Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden, Sachrudin Siap Dukung MBG dan Sekolah Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:56

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Markas Judol Live Streaming di Tangerang Terbongkar, Perputaran Uang Capai Rp2 Miliar, 14 Orang Ditangkap

Markas Judol Live Streaming di Tangerang Terbongkar, Perputaran Uang Capai Rp2 Miliar, 14 Orang Ditangkap

Jumat, 14 Agustus 2026 | 22:31

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan judi online (judol) lintas negara yang dipasarkan oleh para pelaku melalui siaran langsung atau live streaming.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill