Connect With Us

Baru 20 Persen UMKM di Kota Tangerang Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 15 Agustus 2019 | 16:39

BPJS Ketenagakerjaan menggelar kegiatan sosialisasi penguatan UMKM se-Kota Tangerang di aula gedung Cisadane, Kota Tangerang, Kamis (15/8/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—BPJS Ketenagakerjaan gencar mengajak pelaku-pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Tangerang untuk menjadi peserta dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kabid Kepesertaan Program Khusus BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cikokol Achmad Feisal Santoso mengatakan, jika menjadi peserta, selama menjalankan aktivitas kerjanya para pelaku UMKM akan terlindungi dari risiko kerja.

"Kami memang fokus mencakup kepesertaan pelaku UMKM agar tercover BPJS," ujarnya dalam sosialisasi penguatan UMKM se-Kota Tangerang di aula gedung Cisadane, Kota Tangerang, Kamis (15/8/2019).

Ia mengungkapkan, dari 12 ribu pelaku UMKM di Kota Tangerang, hanya sekitar 20 persen yang menjadi peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Sementara pengusaha besar hampir 95 persen sudah jadi peserta semua," ucapnya.

Baca Juga :

Ia menuturkan, pihaknya mendorong bisnis para pelaku UMKM berkembang sehingga lapangan pekerjaan terbuka luas.

"Dengan bisnis berkembang otomatis lapangan kerja bertambah dan kepesertaan bertambah," katanya.

Ia menambahkan, menjadi peserta dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan sangat bermanfaat karena dapat terlindungi risiko kerja.

"Jadi, peserta yang diperoleh itu dua program, kecelakaan kerja dan kematian. Apabila risiko kecelakaan dapat pengobatan dan santunan. Jika kematian kami beri santunan Rp24 juta plus beasiswa Rp12 juta," tuturnya.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Herman Suwarman menambahkan, pihaknya mendorong para pelaku UMKM untuk menjadi peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Kami mendorong kepesertaan UMKM untuk BPJS karena banyak manfaatnya," pungkasnya.(RMI/HRU)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Sabet Gelar Bandara Terbersih di Asia Pasifik

Bandara Soekarno-Hatta Sabet Gelar Bandara Terbersih di Asia Pasifik

Rabu, 25 Februari 2026 | 21:42

Pencapaian paling mencolok tahun ini adalah keberhasilan Bandara Soekarno-Hatta meraih gelar Best Airports: Cleanest Airport in Asia-Pacific (bandara terbersih) untuk pertama kalinya dalam sejarah.

BANTEN
Bareskrim Tangkap 12 Tersangka Sindikat Penjualan Bayi di Medsos, Beroperasi di Banten hingga Papua

Bareskrim Tangkap 12 Tersangka Sindikat Penjualan Bayi di Medsos, Beroperasi di Banten hingga Papua

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:12

Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) Bareskrim Polri membongkar kasus jual beli bayi via media sosial (medsos) di sejumlah wilayah.

NASIONAL
Pemerintah Akan Batasi Izin Minimarket Agar Tak Ganggu Kopdes Merah Putih, Aprindo Buka Suara

Pemerintah Akan Batasi Izin Minimarket Agar Tak Ganggu Kopdes Merah Putih, Aprindo Buka Suara

Kamis, 26 Februari 2026 | 19:32

Polemik pembatasan minimarket khususnya Alfamart dan Indomaret, kembali memanas menyusul rencana pemerintah pusat untuk menghentikan izin baru bagi minimarket di wilayah pedesaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill