KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Yoga, seorang pemuda nekat memanjat menara sutet di Perumahan Metro Garden, Ciledug, Kota Tangerang, Jumat (16/8/2019) pukul 01.00 WIB. Pria berusia 18 tahun ini diduga mengalami stres.
Pemuda tersebut sempat duduk di tengah ketinggian sutet. Namun, beruntung petugas Kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sigap datang ke lokasi.
“Sudah berhasil dievakuasi pukul 02.00 WIB,” ujar Hambali Bakar, Kasie Kedaruratan BPBD Kota Tangerang.
BACA JUGA:
Petugas melakukan evakuasi dengan cara naik menggunakan tangga, kemudian membujuk Yoga.
Kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto mengatakan, pemuda asal Pemalang ini nekat memanjat sutet karena mengalami stres. “Hasil interogasi, yang bersangkutan stres karena sering dibully (dirundung) di tempat kerjaannya,” katanya.
Menurut Kapolsek, Yoga bekerja sebagai buruh di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. Selama bekerja, Yoga tinggal bersama sanak saudaranya di Rempoa, Kota Tangerang Selatan “Yang bersangkutan sudah dijemput keluarganya,” pungkasnya.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.
Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews