Connect With Us

Ardi & Ardan, Bayi Kembar Siam di Tangerang Butuh Dukungan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 3 September 2019 | 16:57

Ardi Firdaus dan Ardan Firdaus, bayi yang lahir dengan kondisi organ hati menempel atau kembar siam. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com—Ardi Firdaus dan Ardan Firdaus, lahir dengan kondisi organ hati menempel atau kembar siam.

Warga Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang yang kini berusia 11 bulan itu membutuhkan motivasi dan uluran tangan dari masyarakat.

Sebab, bayi kembar siam yang tangguh tersebut harus melakukan operasi besar demi memisahkan tubuh mereka.

Ardi dan Ardan diketahui merupakan anak dari pasangan Hesti Novianti dan Berry.

"Dokter bilang, harus dilakukan operasi besar untuk memisahkan mereka. Tapi, biaya yang dibutuhkan sangat besar, berkisar Rp1 miliar," kata Hesti seperti dikutip TangerangNews dari situs kitabisa.com, Selasa (3/8/2019).

BACA JUGA:

Hesti merupakan seorang bidan di sebuah klinik di Pasar Kemis, Tangerang. Sedangkan suaminya, Berry, merupakan pedagang aksesoris di Pasar Lama, Tangerang.

"Kami tak tahu mencari biaya sebanyak itu dari mana. Belum lagi biaya sekolah anak pertama kami yang duduk di bangku TK," imbuhnya.

Menurut Hesti, pada usia anak kembarnya yang menginjak 11 bulan ini, Ardi lebih aktif dan mau tengkurep terus. Namun, tidak bisa karena nempel sama Ardan. 

"Saya tidak bisa membayangkan ketika mereka besar, mau duduk atau jalan pasti susah. Tapi buat dapat biaya operasi, saya dan suami harus ikhtiar lebih keras lagi," tuturnya.

Ardi dan Ardan saat ini berada di rumahnya. Keduanya saat ini membutuhkan dukungan motivasi dan uluran tangan dari masyarakat untuk proses operasi.

Donasi untuk prosesi operasi bayi tersebut terus bergulir. Hingga kini tercatat dalam situs kitabisa.com, sudah terkumpul sebanyak Rp 1.044.674.402 berasal dari uluran tangan 18.673 donatur.

Hesti dan suami berharap operasinya dapat cepat dilakukan dan lancar. sehingga anak kembarnya ini selamat dan dapat beraktivitas seperti anak-anak pada umumnya.(MRI/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Belanja di Tangcity Mall Bisa Dapat Sembako Gratis Khusus HUT RI

Belanja di Tangcity Mall Bisa Dapat Sembako Gratis Khusus HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:04

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Tangcity Mall kembali menghadirkan rangkaian program spesial bertajuk “Merdeka Stamprizes” yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 20 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill