Connect With Us

Berdayakan Musisi Lokal, Aeropolis Gelar Kompetisi Musik

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 21 September 2019 | 15:49

Penampilan musisi di Plaza Aeropolis Commercial Park, Jalan Marsekal Suryadharma, Neglasari, Kota Tangerang, Sabtu (21/9/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Aeropolis menggelar kompetisi musik untuk mencetak dan memberdayakan musisi lokal di Plaza Aeropolis Commercial Park, Jalan Marsekal Suryadharma, Neglasari, Kota Tangerang, Sabtu (21/9/2019).

Kompetisi musik bertajuk Sahabat Tribute Musik With Aeropolis dengan tema Bersatu Nada Hati Ekspresi Gairah Bersatu ini diikuti 15 peserta grup musik asal Tangerang. Kompetisi musik ini dijuga dimeriahkan penampilan guest star Samsaka, d’eMbers, dan Jecovers Tangerang.

Penampilan musisi di Plaza Aeropolis Commercial Park, Jalan Marsekal Suryadharma, Neglasari, Kota Tangerang, Sabtu (21/9/2019).

Direktur Aeropolis Totonafo Lase mengatakan, sumber daya manusia di Tangerang memiliki potensi dalam segala bidang, salah satunya bermusik. Ia menyebut bahwa pihaknya memfasilitasi kompetisi musik ini untuk memberikan kesempatan bagi grup musik lokal se-Tangerang menampilkan karya-karyanya dalam bermusik.

“Yang pasti kami melihat ada banyak potensi dan ini dapat membantu memberdayakan dan membina musisi lokal. Mudah-mudahan mereka tumbuh,” ujarnya kepada TangerangNews.

Pria yang akrab disapa Toton ini menuturkan bahwa melalui kompetisi musik ini pihaknya ingin mendorong para musisi lokal di Tangerang untuk berkembang, maju, dan sukses sehingga dapat membawa nama baik daerahnya.

“Kami kasih kesempatan mereka untuk kompetisi biar semangat karena ada hadiah. Maka, kami berharap kompetisi ini digelar bukan hanya setahun sekali, tetapi setahun dua kali supaya momentum dalam memberdayakan musisi tidak hilang,” kata Toton.

Menurut dia, setiap Jumat Aeropolis menggelar acara live music. Para pemenang kompetisi musik ini, kata dia, akan berkesempatan tampil dalam acara live music untuk menghibur penghuni dan pengunjung.

“Sisi lain, karena nanti para pemenang kami kasih juga kesempatan untuk tampil di acara live music kami hingga kemudian dikenal. Dengan begitu, kalau mereka maju, kami senang,” tuturnya.

Penampilan musisi di Plaza Aeropolis Commercial Park, Jalan Marsekal Suryadharma, Neglasari, Kota Tangerang, Sabtu (21/9/2019).

Sementara itu, Kapolsek Neglasari Kompol Robinson Manurung yang juga turut hadir dalam pembukaan kompetisi musik ini dalam sambutannya berharap bahwa para peserta berkompetisi secara sportif.

"Harus sportif karena ini namanya kompetisi. Mudah-mudahan berjalan lancar, tertib, dan aman. Kita sangat senang di Neglasari ada event ini. Selamat bertanding, junjung sportifitas,” pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill