Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com—Peristiwa kecelakaan maut yang melibatkan truk kembali terjadi. Kali ini korbannya seorang tukang sayur yang mengendarai becak. Korban tewas setelah dihantam truk pengangkut tanah.
Peristiwa mengenaskan itu terjadi di Jalan Raya Salembaran, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (22/9/2019) pukul 04.45 WIB.
Hal itu diungkapkan Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Anshori.
BACA JUGA:
Isa mengatakan, korban bernama Wartono, 45, warga Cibodas Kota Tangerang kala itu sedang membawa dagangannya berupa sayuran.
Saat melintas di Jalan Raya Salembaran, tiba-tiba ia ditabrak truk bernopol B-9479-KYW yang dikemudikan Rahmat.

"Langsung menabrak kendaraan becak yang sedang berjalan searah yang berjalan di pinggir sebelah kiri truk," kata Isa kepada TangerangNews, Senin (23/9/2019).
Wartono pun diketahui langsung menutup usia di lokasi kejadian dan petugas membawa jasadnya ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sang sopir penabrak Wartono sempat melarikan diri untuk menghindari amukan massa.
Namun, amukan massa menyasar pada truk maut tersebut. Truk itu dirusak warga hingga pintu dan body depannya hancur.
Isa menuturkan, truk tanah dan sopirnya sudah dibawa ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk pendalaman lebih lanjut.
"Sopir sudah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGDinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menerapkan skema rekayasa lalu lintas contraflow selama proyek perbaikan ruas Jalan Sangego Selatan, Bayur, Kecamatan Periuk, berlangsung.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews