Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel
Selasa, 15 September 2026 | 14:46
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TANGERANGNEWS.com - Seorang perempuan tewas tertabrak kereta di Cibeber, Kota Cilegon, Banten. Belum diketahui identitas korban tewas dalam kejadian tersebut.
Menurut laporan polisi, peristiwa tertabraknya seorang wanita terjadi pada pukul 07.00 WIB, pihak kepolisian menerima laporan dari petugas pengatur perjalanan kereta api bahwa kereta jurusan Merak-Rangkasbitung telah menabrak seseorang.
BACA JUGA:
"Petugas perjalanan kereta api stasiun Cilegon mendapat laporan dari masinis kereta api nomor 462 tujuan Rangkas-Merak, bahwa kereta yang dikemudikannya telah menabrak orang atau barang di KM 131+7," kata Paur Humas Polres Cilegon Iptu Sigit Dermawan saat dikonfirmasi, Senin (23/9/2019).

Polisi bersama petugas stasiun kereta api Cilegon langsung mengecek kabar tersebut. Seorang wanita ditemukan tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa akibat tertabrak kereta.
"Setelah mengecek ke lokasi, kemudian didapati seorang mayat perempuan yang belum diketahui identitasnya dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya.
Polisi langsung melakukan olah TKP di tempat kejadian. Mayat perempuan tanpa identitas dibawa ke RSUD Panggungrawi Cilegon.(MRI/RGI)
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TODAY TAGAsosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews