AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan yang melibatkan pengendara mobil dan motor di Jalan Raya Serpong, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (15/9/2019) subuh, menelan korban jiwa.
Suratmin, 39, seorang pengendara sepeda motor B-4205-NGI harus tewas setelah tertabrak mobil Toyota Avanza B-1921-VVK, yang dikendarakan Ryan Putra Laksana, 25.
BACA JUGA:
Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin Hanggara menjelaskan, insiden tragis itu terjadi tepat depan Hotel Soll Marina sekitar pukul 04.00 WIB, saat pengendara mobil melintas dari arah Gading Serpong menuju Alam Sutera melalui Jalan Raya Serpong.

"Sesampainya di depan Hotel Soll Marina, diduga kendaraan mobil Toyota Avanza tersebut hilang kendali sehingga menabrak pembatas jalan sampai berpindah jalur," terang Lalu.
Atas hal itu, Suratmin tak dapat menghindari mobil yang tiba-tiba melaju ke arahnya. Alhasil, ia tertabrak dan mengalami luka parah.
"Akibat dari kecelakaan tersebut Suratmin mengalami luka di bagian kepala dan wajah," tuturnya.
Setelah mendapatkan laporan itu, aparat kepolisian langsung bergegas mengamankan keduanya dan barang bukti, serta saksi-saksi guna penyelidikan lebih lanjut.
"Suratmin dibawa ke rumah sakit As-Shobirin untuk dilakukan tindakan medis," jelasnya.
Namun nahas, nyawa Suratmin tak dapat diselamatkan akibat benturan yang ia alami.(RAZ/RGI)
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGPenggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews