KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan yang melibatkan pengendara mobil dan motor di Jalan Raya Serpong, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (15/9/2019) subuh, menelan korban jiwa.
Suratmin, 39, seorang pengendara sepeda motor B-4205-NGI harus tewas setelah tertabrak mobil Toyota Avanza B-1921-VVK, yang dikendarakan Ryan Putra Laksana, 25.
BACA JUGA:
Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin Hanggara menjelaskan, insiden tragis itu terjadi tepat depan Hotel Soll Marina sekitar pukul 04.00 WIB, saat pengendara mobil melintas dari arah Gading Serpong menuju Alam Sutera melalui Jalan Raya Serpong.

"Sesampainya di depan Hotel Soll Marina, diduga kendaraan mobil Toyota Avanza tersebut hilang kendali sehingga menabrak pembatas jalan sampai berpindah jalur," terang Lalu.
Atas hal itu, Suratmin tak dapat menghindari mobil yang tiba-tiba melaju ke arahnya. Alhasil, ia tertabrak dan mengalami luka parah.
"Akibat dari kecelakaan tersebut Suratmin mengalami luka di bagian kepala dan wajah," tuturnya.
Setelah mendapatkan laporan itu, aparat kepolisian langsung bergegas mengamankan keduanya dan barang bukti, serta saksi-saksi guna penyelidikan lebih lanjut.
"Suratmin dibawa ke rumah sakit As-Shobirin untuk dilakukan tindakan medis," jelasnya.
Namun nahas, nyawa Suratmin tak dapat diselamatkan akibat benturan yang ia alami.(RAZ/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang mengamankan orang Warga Negara Asing (WNA) yang diduga terlibat dalam jaringan perjudian online internasional.
PT Sasmaya Media Integrasi, perusahan penyedia solusi teknologi dan konstruksi tertarik menginvestasikan dana senilai hampir Rp1 triliun ke aset daerah Provinsi Banten.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews