Connect With Us

Pemkot Tangerang Dorong Warga Ikut Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 3 Oktober 2019 | 16:40

Kasie Jaminan dan Pembinaan Kesertaan Ber-KB DP3AP2KB Kota Tangerang Wawan Waluyo. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang mendorong peserta program KB untuk beralih mengikuti metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).

Kasie Jaminan dan Pembinaan Kesertaan Ber-KB DP3AP2KB Kota Tangerang Wawan Waluyo mengatakan, penggunaan MKJP dapat menghindari risiko kegagalan program KB.

"Yang jelas MKJP lebih aman dan pasti dalam program KB," ujarnya kepada TangerangNews di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (3/10/2019).

BACA JUGA:

Wawan menuturkan, penggunaan MJKP lebih efektif dalam mencegah kehamilan hingga 99 persen dibanding menggunakan kondom, spiral, dan pil antihamil.

Selain itu, jangka waktu pemakaian MKJP pun lebih lama bisa mencapai tiga tahun, sehingga dapat menunda dan menjarangkan kehamilan.

"MKJP juga ada non hormonal yaitu alokon IUD (intrauterine device) dan lebih matang perencanaannya demi menjaga jarak kelahiran," tuturnya.

Wawan menyebut jumlah peserta KB di Kota Tangerang hingga Juli 2019 ini mencapai 23.379. Angka itu mencakup 63,77 persen dari target 36.662. 

"Kami akan terus mendorong penggunaan MKJP demi menekan angka fertilitas total (TFR) dan kematian ibu," pungkasnya.(RAZ/RGI)

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill