Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNEWS.com—Sebanyak 200 pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang dites urine oleh BNN yang bekerja sama dengan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik setempat.
Tes urine berlangsung di kantor Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Selasa (19/11/2019). Hasilnya, terdapat tiga pegawai yang diduga terdeteksi positif narkoba.
Namun hal itu ditepis Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Deni Koswara. Ia menyebut, berdasarkan hasil sementara, pegawai yang positif itu akibat mengkonsumsi obat-obatan, bukan narkoba.
BACA JUGA:
"Mereka mengkonsumsi obat batuk, sehingga ada kandungan dalam urinenya," ujarnya.
Ia menyatakan, apabila terindikasi menggunakan narkoba, maka yang bersangkutan akan diperiksa lebih lanjut.
Menurutnya operasi tes urine ini merupakan kegiatan rutin untuk menciptakan lingkungan masyarakat atau pegawai agar terbebas dari narkoba.
Sementara itu, Sekretaris DLH Kota Tangerang Maryono Hasan menambahkan, pihaknya akan menunggu hasil atas pemeriksaan urine yang dilakukan Kesbangpol tersebut.
"Kita tunggu hasil yang akurat dari Kesbangpol, apakah ada indikasi penggunaan narkoba atau tidak di lingkup Dinas Lingkungan Hidup," pungkasnya.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari BNN Kota Tangerang ihwal hasil tes urine tersebut karena masih dalam pengecekan.(RAZ/RGI)
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGAirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.
Seorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews