Connect With Us

Dites Urine, 3 Pegawai DLH Kota Tangerang Diduga Positif Narkoba

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 19 November 2019 | 14:28

Para pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang mengikuti pemeriksaan tes urine yang digelar di kantor Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Selasa (19/11/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Sebanyak 200 pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang dites urine oleh BNN yang bekerja sama dengan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik setempat.

Tes urine berlangsung di kantor Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Selasa (19/11/2019). Hasilnya, terdapat tiga pegawai yang diduga terdeteksi positif narkoba.

Namun hal itu ditepis Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Deni Koswara. Ia menyebut, berdasarkan hasil sementara, pegawai yang positif itu akibat mengkonsumsi obat-obatan, bukan narkoba.

BACA JUGA:

"Mereka mengkonsumsi obat batuk, sehingga ada kandungan dalam urinenya," ujarnya.

Ia menyatakan, apabila terindikasi menggunakan narkoba, maka yang bersangkutan akan diperiksa lebih lanjut.

Menurutnya operasi tes urine ini merupakan kegiatan rutin untuk menciptakan lingkungan masyarakat atau pegawai agar terbebas dari narkoba.

Sementara itu, Sekretaris DLH Kota Tangerang Maryono Hasan menambahkan, pihaknya akan menunggu hasil atas pemeriksaan urine yang dilakukan Kesbangpol tersebut.

"Kita tunggu hasil yang akurat dari Kesbangpol, apakah ada indikasi penggunaan narkoba atau tidak di lingkup Dinas Lingkungan Hidup," pungkasnya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari BNN Kota Tangerang ihwal hasil tes urine tersebut karena masih dalam pengecekan.(RAZ/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:02

PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill