Connect With Us

Duka Diantara Riuhnya Kemenangan Persita Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 22 November 2019 | 21:09

Isep Muhaimin menunjukkan foto semasa hidup Suhendi Ferdiansyah, suporter Persita Tangerang yang tewas dikeroyok. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Duka mendalam menyelimuti riuhnya kemenangan tim Persita Tangerang atas Sriwijaya FC dalam laga semifinal Liga 2.

Pasalnya, seorang suporter Persita Tangerang meninggal saat dalam perjalanan menuju nonton bareng (nobar) tim kesayangannya itu, Jumat (22/11/2019).

Ironisnya, korban bernama Suhendi Ferdiansyah berusia 16 tahun meninggal karena luka bacok akibat peristiwa pengeroyokan di wilayah Tangerang.

"Dia (korban) senang sama bola Persita. Fanatik banget," ungkap Isep Muhaimin, paman korban di RSUD Kabupaten Tangerang.

Isep mengungkapkan, korban yang merupakan warga Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang ini hendak menghadiri acara nonton bareng (nobar) Persita vs Sriwijaya FC.

Korban juga sempat meminta izin untuk nobar. Namun, korban meninggal saat dalam perjalanan akibat dibacok. Padahal, kata Isep, korban saat itu tidak mengenakan atribut Persita.

"Sempat izin. Orang tuanya mengizinkan. Jadi, dia naik motor. Ramai-ramai," ungkapnya.

Baca Juga :

 

Diketahui, Persita berhasil meraih kemenangan 3-2 atas Sriwijaya dalam adu penalti laga semifinal Liga 2. Manajemen dan segenap suporter pun riuh merayakan kemenangan karena hasil ini membawa tim berjuluk Pendekar Cisadane lolos ke Liga 1.

Namun, keriuhan itu diselimuti duka. Ketua Laskar Benteng Viola Soni mengatakan keluarga besar suporter Persita Tangerang berduka atas kematian Suhendi.

"Persita fans berdukacita," ucapnya kepada TangerangNews.

Ia yang kini masih berada di Bali setelah menyaksikan pertandingan langsung Persita dengan Sriwijaya menuturkan manajemen dan suporter akan menggelar rapat internal membahas kematian Suhendi.

"Besok kami langsung ke Tangerang untuk rapat internal," pungkasnya.(RMI/HRU)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

KOTA TANGERANG
Sachrudin Serahkan Bonus Rp8,32 Miliar untuk Atlet Pelajar Kota Tangerang, Ini Rinciannya

Sachrudin Serahkan Bonus Rp8,32 Miliar untuk Atlet Pelajar Kota Tangerang, Ini Rinciannya

Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:48

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyerahkan bonus dengan total nilai sebesar Rp8,032 miliar kepada atlet pelajar yang berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill