Connect With Us

Soal Keuangan, Pemkot Tangerang Ingin Tiru Pemprov Jakarta

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 3 Januari 2020 | 21:36

Suasana rapat paripurna tentang pembahasan raperda di Gedung DPRD Kota Tangerang, Jumat (3/1/2020). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Pengelolaan keuangan daerah Kota Tangerang akan terbuka seperti yang telah diterapkan Pemprov DKI Jakarta. Hal ini rencananya diatur dalam rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pengelolaan keuangan.

Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo mengatakan, pengelolaan keuangan daerah Kota Tangerang dalam Raperda tersebut akan dapat diakses publik secara digital.

“Iya, lebih terbuka. Kalau dari awal apa yang disampaikan bisa (diakses publik),” ujarnya selepas rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Tangerang, Jumat (3/1/2020).

Menurut dia, regulasi ini untuk mematangkan perencanaan keuangan daerah di Kota Tangerang. Hal ini, kata dia, juga dapat menghindari sisa lebih pembiayaan anggaran ( Silpa) dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Jadi, bukan hanya perencanaan tapi ada aktualisasinya. Kita menghindari adanya Silpa juga dengan perencanaan yang lebih matang,” ucapnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Tangerang diketahui memiliki Silpa pada tahun anggaran 2018 sebesar Rp560 miliar dengan serapan anggaran hanya mencapai 88 persen.

Sedangkan pada 2019, masih ada waktu satu bulan berjalan untuk APBD 2019, Silpa yang diketahui berjumlah lebih dari Rp581 miliar dan lebih tinggi dari tahun 2018.

Raperda inisiatif tentang pengelolaan keuangan daerah ini merupakan usulan Pemerintah Kota Tangerang. Raperda tersebut pembahasannya masih tahap pandangan umum.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah berharap jika Raperda tersebut disahkan pengelolaan keuangan tak hanya memberikan output dan outcome tetapi juga deliver.

“Artinya benar-benar memberikan manfaat. Meningkatkan perekonomian, kesejahteraan. Jadi enggak cuma asal kegiatan saja, tapi benar-benar bisa melakukan pencegahan dan meningkatkan segala potensi,” pungkasnya.(RMI/HRU)

SPORT
Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Selasa, 3 November 2026 | 21:01

Cabang olahraga (cabor) sepak bola putri pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 dipastikan batal dipertandingkan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill