Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang was-was menghadapi cuaca ekstrem dalam waktu dekat. Pasalnya, banjir akan kembali melanda jika hujan lebat yang mengakibatkan luapan air tiba.
“Sebenarnya khawatir (banjir) karena memang prediksi sudah warning. Cuaca lebat cenderung ekstrem menjadi perhatian kita,” ungkap Decky Priambodo, Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang kepada TangerangNews, Rabu (8/1/2020).
Sebanyak 294 titik banjir pada awal tahun baru 2020 diakibatkan karena kali dan situ tak mampu menampung tingginya debit air. Bahkan, sejumlah tanggul pun jebol akibat meluapnya air.
Decky mengatakan, pihaknya memberikan perhatian khusus karena khawatir di sejumlah titik rawan banjir, seperti di kawasan Cipondoh dan Ciledug Indah.
“Kami berharap supaya curah hujan tidak seperti kemarin lagi. Kalau hujan kecil masih bisa jangkau,” kata Decky.
Pascabanjir, Pemkot Tangerang telah berupaya mengantisipasi banjir susulan. Decky mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk memperbaiki sejumlah tanggul yang jebol.
Namun, kata Decky, perbaikan tanggul yang jebol masih berdasarkan kemampuan. Terkhusus titik rawan banjir, menurutnya perbaikan tanggul hanya dengan menutupnya menggunakan karung yang diisi pasir.
“Ada empat titik yang jebol, baru kita tangani karena skalanya kecil. Kalau yang darurat besar, kita tutup dulu pakai pasir yang penting air enggak masuk lagi,” pungkasnya.(RAZ/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGVIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews