Connect With Us

Proyek Pipa Air Picu Kecelakaan di Perlintasan KA Tanah Tinggi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 8 Januari 2020 | 15:10

Terjadi Kecelakaan antara minibus dengan kereta api (KA) di rel perlintasan kereta Pasar Induk, Tanah Tinggi, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan yang melibatkan dua minibus dengan kereta api (KA) terjadi di rel perlintasan kereta Pasar Induk, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, saat kondisi lalu lintas sedang macet, Selasa (7/1/2020) pukul 19.10 WIB.

Kecelakaan diduga karena pengerjaan proyek pipa air yang memicu kemacetan.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Agung Pitoyo mengatakan, dalam kecelakaan tersebut, minibus Avanza bernopol B-1329-TOA dan Inova B-2408-BFJ ringsek setelah ditabrak kereta api KA.2295 tujuan Jakarta.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan semalam. Hanya kerugian materi saja. Sementara untuk diduga tersangka masih dalam penyelidikan,” ujar Agung kepada TangerangNews, Rabu (8/1/2020).

Ia menjelaskan peristiwa berawal saat minibus Avanza yang dikendarai Darno datang dari arah Tanah Tinggi menuju Cikokol.

Namun, kata dia, sesampainya di perlintasan KA Pasar Induk, kondisi lalu lintas macet.

Sehingga minibus tersebut terhenti di area perlintasan rel. Lalu tak berselang lama, KA  jurusan Jakarta-Tangerang pun melintas.

“Kereta api yang melintas menabrak body samping mobil tersebut hingga terpental mengenai Kijang Innova yang dikemudikan Tjia Afianto,” jelas Agung.

Kecelakaan pun tak terhindarkan. Dua minibus tersebut ringsek. Peristiwa ini mengundang perhatian pengguna jalan dan warga sekitar.

Berdasarkan pengamatan TangerangNews di lokasi, kemacetan memang kerap terjadi di kawasan Tanah Tinggi.

Terlebih saat ini terdapat pengerjaan proyek pipa air yang aktivitasnya memakan badan Jalan Benteng Betawi.

Sehingga arus lalu lintas dari arah Tanah Tinggi menuju Batuceper kerap tersendat, terutama pada saat jam sibuk.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill