Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com–Sampah menumpuk di area Jalan Puri Kartika Baru, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang lantaran tak diangkut petugas selama dua pekan.
"Sudah hampir dua minggu enggak diangkut. Mereka sekarang cuma ngangkut yang bayar retribusi aja," ujar Ulud, warga setempat saat ditemui di lokasi, Senin (17/2/2020).
Sampah yang menumpuk ini membuat warga resah. Sebab, selain tak elok dipandang, sampah ini menimbulkan aroma tak sedap.
Berdasarkan pantauan, tak ada tempat pembuangan sampah (TPS) di sekitar lokasi. Sampah-sampah itu menumpuk di sisi jalan.

Menurut Ulud, sampah-sampah rumahan itu berasal dari warga yang membuangnya secara sembarangan.
"Ini kebanyakan bukan sampah dari warga sini. Tapi warga seberang yang melintas dan buang di sini," katanya.
Kata dia, kondisi sampah menumpuk ini akibat tak diangkut petugas Dinas Lingkungan Hidup setempat dalam dua pekan terakhir. Terlebih, warga tak membayar retribusi.
"Jadi, ini enggak diangkut sampahnya karena tidak membayar retribusi," tuturnya.
Perlu ada perhatian khusus dari pemerintah ihwal penumpukan sampah ini. Warga ingin berpartisipasi menjaga lingkungannya dengan terbebas dari sampah yang dibuang sembarangan.
Namun, warga menilai perlu ada rekomendasi atau mandat berupa surat tentang sanksi yang diberikan terhadap pembuang sampah sembarangan.
"Kami juga pemuda dan warga mau jaga yang buang sampah enggak berani kalau tidak ada mandat. Kalau dikeluarkan mandat tentang adanya sanksi pasti kami jaga khususnya malam hari," pungkasnya. (RAZ/RAC)
TODAY TAGWarga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.
Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews