Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com–Sampah menumpuk di area Jalan Puri Kartika Baru, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang lantaran tak diangkut petugas selama dua pekan.
"Sudah hampir dua minggu enggak diangkut. Mereka sekarang cuma ngangkut yang bayar retribusi aja," ujar Ulud, warga setempat saat ditemui di lokasi, Senin (17/2/2020).
Sampah yang menumpuk ini membuat warga resah. Sebab, selain tak elok dipandang, sampah ini menimbulkan aroma tak sedap.
Berdasarkan pantauan, tak ada tempat pembuangan sampah (TPS) di sekitar lokasi. Sampah-sampah itu menumpuk di sisi jalan.

Menurut Ulud, sampah-sampah rumahan itu berasal dari warga yang membuangnya secara sembarangan.
"Ini kebanyakan bukan sampah dari warga sini. Tapi warga seberang yang melintas dan buang di sini," katanya.
Kata dia, kondisi sampah menumpuk ini akibat tak diangkut petugas Dinas Lingkungan Hidup setempat dalam dua pekan terakhir. Terlebih, warga tak membayar retribusi.
"Jadi, ini enggak diangkut sampahnya karena tidak membayar retribusi," tuturnya.
Perlu ada perhatian khusus dari pemerintah ihwal penumpukan sampah ini. Warga ingin berpartisipasi menjaga lingkungannya dengan terbebas dari sampah yang dibuang sembarangan.
Namun, warga menilai perlu ada rekomendasi atau mandat berupa surat tentang sanksi yang diberikan terhadap pembuang sampah sembarangan.
"Kami juga pemuda dan warga mau jaga yang buang sampah enggak berani kalau tidak ada mandat. Kalau dikeluarkan mandat tentang adanya sanksi pasti kami jaga khususnya malam hari," pungkasnya. (RAZ/RAC)
TODAY TAG-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews