Connect With Us

Sudah Dua Pekan Sampah di Puri Kartika Ciledug Menumpuk

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 17 Februari 2020 | 14:49

Sampah yang dibuang sembarangan menumpuk di sisi jalan Puri Kartika Baru, Ciledug, Kota Tangerang, Senin (17/2/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Sampah menumpuk di area Jalan Puri Kartika Baru, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang lantaran tak diangkut petugas selama dua pekan. 

"Sudah hampir dua minggu enggak diangkut. Mereka sekarang cuma ngangkut yang bayar retribusi aja," ujar Ulud, warga setempat saat ditemui di lokasi, Senin (17/2/2020). 

Sampah yang menumpuk ini membuat warga resah. Sebab, selain tak elok dipandang, sampah ini menimbulkan aroma tak sedap. 

Berdasarkan pantauan, tak ada tempat pembuangan sampah (TPS) di sekitar lokasi. Sampah-sampah itu menumpuk di sisi jalan.

Sampah yang dibuang sembarangan menumpuk di sisi jalan Puri Kartika Baru, Ciledug, Kota Tangerang, Senin (17/2/2020).

Menurut Ulud, sampah-sampah rumahan itu berasal dari warga yang membuangnya secara sembarangan. 

"Ini kebanyakan bukan sampah dari warga sini. Tapi warga seberang yang melintas dan buang di sini," katanya. 

Kata dia, kondisi sampah menumpuk ini akibat tak diangkut petugas Dinas Lingkungan Hidup setempat dalam dua pekan terakhir. Terlebih, warga tak membayar retribusi. 

"Jadi, ini enggak diangkut sampahnya karena tidak membayar retribusi," tuturnya. 

Perlu ada perhatian khusus dari pemerintah ihwal penumpukan sampah ini. Warga ingin berpartisipasi menjaga lingkungannya dengan terbebas dari sampah yang dibuang sembarangan. 

Namun, warga menilai perlu ada rekomendasi atau mandat berupa surat tentang sanksi yang diberikan terhadap pembuang sampah sembarangan.

"Kami juga pemuda dan warga mau jaga yang buang sampah enggak berani kalau tidak ada mandat. Kalau dikeluarkan mandat tentang adanya sanksi pasti kami jaga khususnya malam hari," pungkasnya. (RAZ/RAC)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BISNIS
Rupiah Melemah ke Rp17.400 per Dolar AS, Bank Indonesia Bakal Lakukan Intervensi

Rupiah Melemah ke Rp17.400 per Dolar AS, Bank Indonesia Bakal Lakukan Intervensi

Selasa, 5 Mei 2026 | 18:14

Bank Indonesia buka suara setelah nilai tukar rupiah menyentuh kisaran Rp17.400 per dolar AS, salah satu level terlemah di tengah tekanan global.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

PROPERTI
Permintaan Rumah Super Mewah di BSD Masih Tinggi, Hunian Rp89 Miliar Ludes Terjual

Permintaan Rumah Super Mewah di BSD Masih Tinggi, Hunian Rp89 Miliar Ludes Terjual

Selasa, 5 Mei 2026 | 16:47

Meski dibanderol dengan harga fantastis, minat dan kebutuhan akan produk hunian mewah saat ini masih menjadi incaran masyarakat super high-end.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill