KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ahmad Amarullah membenarkan salah satu dosen UMT terkonfirmasi suspect COVID-19. Amarullah menyebut, dosen itu sedang menjalani perawatan di RS Mitra Kemayoran Jakarta.
“Kami konfirmasi bahwa benar salah satu dosen kami 80 persen suspect Covid-19,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/3/2020).
Amarullah menjelaskan dosen yang tak dibeberkan identitasnya ini merasakan gejala COVID-19, yakni demam tinggi sejak 9 Maret 2020 dan langsung dilakukan rawat inap hingga saat ini.
“Jadi, menutur teori siklus masa inkubasi COVID-19, diperkirakan yang bersangkutan sudah terpapar COVID-19 sejak 4 Maret 2020 di luar kampus UMT,” jelasnya.
Namun, kabar baik pun menyelimuti sang dosen itu. Amarullah menuturkan kondisi sang dosen sudah mulai membaik dengan suhu tubuh saat ini 36,4 derajat celcius.
“Maka, atas dasar tersebut keluarganya mengharapkan pengertian para kolega dan awak media agar dapat menjaga privasi untuk mempercepat kesembuhan,” tuturnya.
Amarullah menyarankan bagi kolega dan mahasiswa yang sebelum 9 Maret 2020 melakukan kontak fisik dengan sang dosen itu agar melakukan screening di fasilitas kesehatan setempat.
“Untuk memastikan kampus steril, pada hari ini dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh ruangan untuk membasmi COVID-19,” pungkasnya.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGTingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews