Connect With Us

Bersama PMI, KNPI Bagikan Masker & Vitamin ke Warga Pinang Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 11 April 2020 | 13:41

Ketua KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan saat memberikan sembako kepada warga RT 06/02 di Pinang, Sabtu (11/4/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-KNPI Kota Tangerang menyalurkan bantuan masker kepada warga RT 06/02 Pinang, Sabtu (11/4/2020).

Warga juga mendapatkan vitamin dari PMI Kecamatan Pinang dan sembako dari lumbung pangan Si Gacor (Satgas Penanganan Corona).

Turut hadir tiga Pilar Kelurahan Pinang, yakni Kelurahan Pinang, Babinsa dan Binamas. Mereka door to door menyerahkan langsung kepada masyarakat.

Ketua KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan saat memberikan masker kepada warga RT 06/02 di Pinang, Sabtu (11/4/2020).

Ketua KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan mengatakan bantuan masker yang diserahkan merupakan bantuan dari gerakan donasi yang berhasil dihimpun. Saat ini sudah terkumpul sekitar empat jutaan rupiah.

"Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur yang sudah menyisihkan rezekinya membantu masyarakat yang  sedang membutuhkan," kata Bung Uis, sapaan akrabnya.

Sembari menyerahkan masker kepada warga, Bung Uis juga meminta kepada warga agar tetap di rumah, serta mengimbau jangan keluar rumah kalau tidak ada keperluan mendesak. Kemudian tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat.

"Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan dapat mencegah penyebaran COVID-19 di Kota Tangerang, khususnya wilayah Kelurahan dan Kecamatan Pinang," ujar Bung Uis didampingi Ketua KNPI Pinang, M. Diki.

Ketua RT 06/02 Kelurahan Pinang, Syarif Hidayat mengucapkan terima kasih kepada KNPI dan PMI yang sudah memberikan bantuan masker dan vitamin. Saat ini masker dan vitamin memang sangat dibutuhkan oleh warga.

Ketua KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan saat memberikan masker kepada warga RT 06/02 di Pinang, Sabtu (11/4/2020).

"Untuk sembakonya ini adalah program lumbung pangan yang memang dianjurkan oleh Pak Wali Kota. Para warga secara sukarela membuat celengan dan nantinya dikumpulkan untuk membantu warga yang membutuhkan ditengah menyebarnya COVID-19," ungkap Syarif.

Sementara Ketua PMI Pinang, Mumu Rohimu menambahkan, pihaknya bersedia sukarela membantu masyarakat menghadapi wabah COVID-19. PMI sudah mulai bergerak melakukan penyemprotan disinfektan, memberikan tempat cuci tangan hingga vitamin C.

"Semua elemen bergerak bersama dan bekerjasama. Alhamdulillah masyarakat juga kompak saling membantu warga yang membutuhkan, karena COVID-19 ini sangat berdampak kepada kesehatan dan ekonomi warga," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill