Connect With Us

Masih Ada Pemuda Tangerang Keluyuran, KNPI: Jangan Sampai Menyesal

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 2 April 2020 | 19:01

Para petugas membubarkan pemuda yang berkumpul tanpa kepentingan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Para pemuda di Kota Tangerang masih saja keluyuran di tengah wabah COVID-19. Mereka tak mengindahkan imbauan untuk tinggal di rumah saja dan physical distancing.

Ketua KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan mengatakan, kondisi penyebaran virus Corona di Kota Tangerang terus meluas. Tetapi masih banyak pemuda yang tidak mengikuti anjuran untuk tetap di rumah.

“Saya bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Satpol PP, OKP Pemuda dan juga Kepolisian serta Kodim melakukan monitoring. Ada beberapa pemuda yang masih berkumpul di luar rumah, untuk itu saya meminta bersama mengikuti anjuran untuk tetap di rumah,” ujar Uis, Kamis (2/4/2020).

Uis menuturkan, anjuran pemerintah untuk tetap di rumah bertujuan memutus mata rantai penyerbaran virus Corona. Maka, pemuda di Kota Tangerang harus mendukung penuh anjuran yang dikeluarkan selama virus Corona masih melanda Kota Tangerang.

“Kalau memang tidak ada keperluan, jangan keluar rumah karena kodisinya berbahaya bagi kesehatan. Kalau hanya ingin sekedar ngobrol dengan teman, sekarang sudah banyak aplikasi yang menghubungkan kita dengan orang banyak. Jadi tidak perlu keluar rumah dulu sampai pemerintah mengatakan kondisi aman,” paparnya.

Ia menjelaskan, banyak yang bisa dikerjakan di rumah selama penanganan Corona. Contohnya membuat vlog, mengerjakan tugas kuliah atau tugas sekolah, serta kegiatan yang bermanfaat lainnya.

“Bagaimana penanganan virus ini bisa selesai, jika kita tidak mau bekerjasama untuk membantu pemerintah. Jangan sampai menyesal, karena virus ini bukan main (dampaknya). Sekali kita terpapar maka akan menular ke yang lain, maka dari itu mari kita saling menjaga,” paparnya.

Selain berdiam diri di rumah, dia juga mengingatkan untuk tetap menjaga kebersihan. Diantaranya dengan mencuci tangan dan juga kebersihan lainnya. Hal tersebut salah satu cara melakukan pencegahan virus Corona yang paling mudah dilakukan.

“Bagi pemuda yang masih harus bekerja, jangan lupa menggunakan masker, dan menggunakan hand sanitizer. Mudah-mudahan wabah virus ini bisa berakhir dan kita pemuda Kota Tangerang bisa kembali kreatif tanpa ada batasan dan ruang,” pungkasnya. (RMI/RAC)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill