Connect With Us

Lawan Corona, Kampung Si Gacor Dibentuk

Advertorial | Selasa, 31 Maret 2020 | 22:40

Kampung Siaga Corona di Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. (TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Penyebaran Virus Corona akan semakin meluas jika masyarakat tidak turut aktif mendukung gerakan yang dicanangkan pemerintah.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tangerang mendorong warga untuk membentuk Kampung Siaga Corona (Si Gacor) di masing-masing lingkungannya untuk turut serta mencegah dan menekan penyebaran Covid-19.

Kini, Si Gacor mulai terbentuk di lingkungan Rukun Warga (RW) setiap kecamatan se-Kota Tangerang.

Seperti di Kecamatan Karawaci. Ada sekitar 127 RW telah membentuk Kampung Si Gacor.

Kampung Siaga Corona di Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Menurut Camat Karawaci, Tihar Sopian, dalam program Si Gacor ini para warga membentuk struktural gugus tugas penanganan Corona. Mereka yang terlibat dalam struktural akan bekerja sesuai dengan fungsinya.

“Pembentukan kampung Si Gacor ini, atas kesadaran masyarakat mandiri dan dukungan pemerintah,” ujarnya, Selasa (31/3/2020).

Tihar menuturkan, dalam Si Gacor ini pula setiap lingkungan menyediakan fasilitas pencucian tangan, spray disinfektan, flyer imbauan agar lingkungan tetap steril sehingga bisa mencegah penyebaran Covid-19.

“Warga juga melakukan patroli dan ada penerapan program sedekah lumbung pangan, di mana setiap rumah secara sukarela membantu warga lainnya untuk saling bersedekah,” katanya.

Sementara itu, di Kecamatan Ciledug, juga menerapkan hal serupa. Camat Ciledug, Syarifuddin, menuturkan, sudah 105 RW di Ciledug membentuk Si Gacor.

“Warga kami juga sudah membentuk Si Gacor. Ini karena semangat warga ingin hidup bersih dan sehat terutama guna menekan laju penyebaran wabah Corona,” ungkapnya.

Syarifuddin mengatakan, pembentukan Si Gacor ini akan didukung pihak kecamatan. Adapun dukungan pihak kecamatan seperti membantu tersedianya alat kebersihan, sosialisasi, hingga mendorong kepada warga untuk terus melaksanakan kerja bakti.

“Insyaallah, ikhtiar kami dengan membentuk Si Gacor dan warga mengikuti imbauan pemerintah, bisa memutus rantai penyebaran Virus Corona,” pungkasnya.

Sementara itu, di Kecamatan Benda, sudah terbentuk 40 kampung siaga. Sejumlah upaya dan kegiatan dilakukan warga untuk mencegah Corona di kampung ini, seperti sosialisasi untuk selalu cuci tangan setelah aktifitas, malaksanakan PHBS, selalu jaga jarak dan tidak berkumpul. 

“Sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan juga dilakukan oleh aparat pemerintah maupun secara mandiri. Selain itu, membuat sistem informasi dan mensosialisasikan nomor kontak yang dapat dihubungi dalam rangka menanggulangi penyebaran Covid-19,” ujar Camat Benda, Ayi Nuryadin.(ADV)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill