Connect With Us

Dampak Corona, Ratusan Pekerja di Bandara Soetta Dipecat

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 31 Maret 2020 | 14:03

Para pekerja melakukan aksi protes kepada manajemen setelah dilakukan pemecatan sepihak, Selasa (31/3/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Di tengah pandemi Covid-19, ratusan pekerja kontrak di PT Aerofood ACS Bandara Soekarno-Hatta dipecat. 

Serikat Buruh Gerakan Buruh Katering (SB GEBUK) memprotes sikap anak perusahaan PT Garuda Indonesia BUMN atas kebijakan pemecatan pekerja itu.

“Ya, ada 445 buruh kontrak bahkan lebih yang di PHK (pemutusan hubungan kerja),” ujar Isan, Ketua SB GEBUK kepada TangerangNews, Selasa (31/3/2020).

Menurutnya, dalam pemecatan sepihak ini pekerja tidak pernah diajak berdialog untuk membicarakan efesiensi dampak pandemi Covid-19 tersebut.

“Manajemen mengaitkan pemecatan ini dengan corona, namun pekerja yang telah banyak berkontribusi dengan perusahaan menutup diri dengan alasan seperti itu,” ungkapnya.

Isan menyebut perusahaan telah jelas melanggar regulasi ketenagakerjaan dengan semena-mena memperlakukan para buruh.

Mereka menolak PHK dan menuntut dipekerjakan kembali atau hak mendapat pesangon dibayarkan sesuai dengan aturan UU Ketenagakerjaan.

“Pemecatan ini sepihak, karena tidak sesuai dengan aturan UU Ketenagakerjaan yang berlaku,” pungkasnya. (RAZ/RAC)

BANTEN
Sambut Tahun Baru Islam 1446 H, YBM PLN Banten Gelar Program Khitanan Sehat 

Sambut Tahun Baru Islam 1446 H, YBM PLN Banten Gelar Program Khitanan Sehat 

Kamis, 11 Juli 2024 | 12:26

Dalam rangka menyambut bulan Muharram 1446 Hijriyah, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN mengadakan Program Khitanan Sehat dengan tema “Muharram Berbagi untuk Generasi Berprestasi.”

OPINI
Lumpuhnya Peran Keluarga dalam Belenggu Sistem Biang Bencana

Lumpuhnya Peran Keluarga dalam Belenggu Sistem Biang Bencana

Senin, 8 Juli 2024 | 15:36

Sering sekali konfilk terjadi di ranah keluarga, tak luput pula banyaknya berita terkait pencabulan yang dilakukan oleh ayah kandung, KDRT yang dialami oleh istri, atau bahkan kasus lainnya.

KOTA TANGERANG
Awas! Data Pribadi Bisa Diam-diam Dipakai untuk Daftar Pinjol, Begini Cara Ceknya

Awas! Data Pribadi Bisa Diam-diam Dipakai untuk Daftar Pinjol, Begini Cara Ceknya

Jumat, 12 Juli 2024 | 17:38

Penggunaan data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kartu Tanda Pengenal (KTP), nomor ponsel, serta alamat pribadi tanpa izin untuk melakukan pengajuan pinjaman online (pinjol) tengah marak terjadi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill