Connect With Us

Dampak Corona, Taman Tematik di Kota Tangerang Pun Ditutup

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 15 Maret 2020 | 17:24

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menyampaikan operasional taman tematik ditutup sementara. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Taman-taman tematik di Kota Tangerang ditutup sementara, menyusul status kejadian luar biasa (KLB) wabah virus corona (Covid-19) yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Banten.

"Kita di Kota Tangerang hari ini taman tematik kita tutup," jelas Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah di Pendopo Bupati Tangerang, Minggu (15 /3/2020). 

Arief mengatakan operasional seluruh taman tematik ditutup mulai 15 sampai 30 Maret 2020. Menurutnya, masyarakat harus memahami penutupan taman tematik ini karena demi pencegahan penularan virus corona. 

"Kita kurangi interaksi antar masyarakat di ruang publik," katanya. 

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan wilayah Provinsi Banten berstatus KLB terkait wabah Covid-19. Ia juga menyebut virus corona di Banten cukup berkembang.

Hingga kini, kata dia, kasus pasien dalam pengawasan terkait virus corona jumlahnya 28 orang. Sedangkan orang dalam pantauan ada 35 kasus. (RAZ/RAC)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill