Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com–Taman-taman tematik di Kota Tangerang ditutup sementara, menyusul status kejadian luar biasa (KLB) wabah virus corona (Covid-19) yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Banten.
"Kita di Kota Tangerang hari ini taman tematik kita tutup," jelas Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah di Pendopo Bupati Tangerang, Minggu (15 /3/2020).
Arief mengatakan operasional seluruh taman tematik ditutup mulai 15 sampai 30 Maret 2020. Menurutnya, masyarakat harus memahami penutupan taman tematik ini karena demi pencegahan penularan virus corona.
"Kita kurangi interaksi antar masyarakat di ruang publik," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan wilayah Provinsi Banten berstatus KLB terkait wabah Covid-19. Ia juga menyebut virus corona di Banten cukup berkembang.
Hingga kini, kata dia, kasus pasien dalam pengawasan terkait virus corona jumlahnya 28 orang. Sedangkan orang dalam pantauan ada 35 kasus. (RAZ/RAC)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Sebuah truk tronton bermuatan ratusan paket ekspedisi terbakar di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Kamis 20 Agustus 2026, dini hari.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews