Connect With Us

Ada 35 Kasus Pemantauan & 28 Kasus Pengawasan Virus Corona di Banten

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 15 Maret 2020 | 17:05

Gubernur Banten Wahidin Halim bersama para kepala daerah se-Tangerang Raya dalam konferensi pers setelah rapat terkait pencegahan virus corona. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Gubernur Banten Wahidin Halim menggelar rapat dengan para kepala daerah se-Tangerang Raya terkait pencegahan wabah virus corona (Covid-19). 

Rapat digelar di gedung Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Minggu (15/3/2020). 

Hasil rapat, Wahidin menyampaikan wilayah Provinsi Banten berstatus kejadian luar biasa (KLB) terkait penyebaran Covid-19.

Ia juga mengungkap jumlah warga Banten yang dipantau dan diawasi terkait penyakit virus corona ini. 

"Di Banten ada 35 kasus pemantauan dan 28 kasus pengawasan," ujar Wahidin. 

Menurutnya, seluruh warga yang dipantau dan diawasi tersebut belum dinyatakan positif. Sebab, Wahidin masih menunggu kabar dari Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan.

Wahidin pun mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama yang melibatkan orang banyak. 

Ia juga menyampaikan warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai upaya mencegah virus corona. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
Polisi Ciduk Pengedar Etomidate Sistem Tempel di Apartemen Tangerang, Puluhan Cartridge Disita

Polisi Ciduk Pengedar Etomidate Sistem Tempel di Apartemen Tangerang, Puluhan Cartridge Disita

Sabtu, 5 September 2026 | 22:59

Kasus peredara narkotika jenis etomidate di Tangerang, kembali terbongkar. Kali ini, seorang pria berinisial A, 33, ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya di kawasan Karang Tengah, Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill