Connect With Us

Muspika Teluknaga Bersama Warga Gencar Tangkal Pandemi COVID-19

Muhamad Heru | Selasa, 31 Maret 2020 | 18:55

Warga Kampung Melayu Barat Kecamatan Teluknaga, saat menunjukan spanduk lawan virus corona dengan cara hidup bersih, Selasa (31/3/2020). (TangerangNews / Muhamad Heru)

 

TANGERANGNEWS.com-Meski belum ada warga Kecamatan Teluknaga terkonfirmasi positif COVID-19, namun Muspika bersama pemerintah desa setempat gencar melakukan kegiatan untuk memutus mata rantai virus Corona.

Kegiatan itu melibatkan juga Asosiasi Kepala Desa (APDESI) Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang  Seperti terpantau awak media, kegiatan mereka hari ini kembali melakukan penyemprotan disinfektan.

Ketua APDESI Teluknaga yang juga Kades Kampung Melayu Barat Subur Maryono bersama Kapolsek Teluknaga Dodi Abdul Rohim ,Camat Teluknaga Supriyadinata dan Danramil Kapten CPM Djamaludin turun langsung kegiatan tersebut.

"Hari ini, kami fokus menyemprot area jalan, pagar rumah dan juga kawasan sekitar lingkungan warga. Tujuan kami ialah memberikan rasa nyaman untuk warga sehingga psikologinya terjaga," ungkap Subur Maryono, Selasa (31/3/2020).

Subur menegaskan, kegiatan sosial ini akan dilakukan terus hingga pemerintah menyatakan negara sudah kembali kondusif dan aman dari bahaya virus Corona. Selain itu juga akan fokus pada kegiatan sosial lainnya di lingkungan sekitar.

"Muspika di Kecamatan Teluknaga seperti Camat Teluknaga, Kapolsek Teluknaga serta Danramil Teluknaga bersama-sama melakukan kegiatan penyemprotan cairan disiinfektan di lingkungan Kampung Melayu Barat. Turut hadir  perangkat desa hingga para Ketua RT dan RW, masyarakat umum serta para pemuda dan pemudi. Kami semua bersama-sama berusaha menangkal wabah virus ini," ungkapnya.

Kapolsek Telukbaga AKP Dodi Abdul Rohim mengucapkan terima kasih kepada para pihak, baik Muspika, jajaran desa dan relawan yang telah memberikan dukungan pada kegiatan tersebut. Aksi bersama ini, kata dia, wujud sinergi dalam melakukan aksi sosial dan kemanusiaan. 

Polisi-TNI dan warga Kampung Melayu Barat Kecamatan Teluknaga, usai melakukan penyemprotan disinfektan, Selasa (31/3/2020).

"Kami ucapkan terima kasih kepada kepala desa Kampung Melayu Barat yang telah memprakarsai kegiatan ini," ujarnya.

Sementara itu, aktivis Tangerang Utara Budi Usman juga mengingatkan kepada masyarakat agar setiap desa dan jajaran RT dan RW membuat tim siaga COVID-19 dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

"Langkah ini sebagai upaya kesiapsiagaan dan antisipasi penyebaran COVID-19," katanya.(RMI/HRU)

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

WISATA
Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Beri Nuansa Beda, Novotel Tangerang Hadirkan Promo Santap All You Can Eat Mongolian BBQ sambil Nikmati Pertunjukan Budaya Nusantara

Senin, 8 Juni 2026 | 15:10

Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya berkesempatan menikmati pertunjukan budaya Nusantara sambil menyantap hidangan makan sepuasnya yang digelar Novotel Tangerang sepanjang Juni 2026.

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill