Connect With Us

Update COVID-19 Kota Tangerang: 19 Positif, 100 PDP, 517 ODP

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 30 Maret 2020 | 18:55

Portal data informasi COVID-19 Pemerintah Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang memperbarui jumlah penderita COVID-19 melalui situs https://maps.tangerangkota.go.id/corona/.

Berdasarkan situs tersebut pada Senin (30/3/2020) pukul 18.40 WIB, warga Kota Tangerang yang terkonfirmasi positif virus Corona berjumlah 19 orang.

Selain itu, pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 100 pasien dan orang dalam pemantauan (ODP) 517 orang. Sementara pasien meninggal 4 orang dan sembuh 1 orang.

Sementara data penderíta pada Minggu (29/3/2020) pukul 18.40 WIB menyebutkan, sebanyak 463 ODP, 98 PDP, 19 positif, 4 orang meninggal, dan 1 sembuh.

Artinya terjadi penambahan sebanyak 2 PDP dan 54 ODP.(RMI/HRU)

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

BANTEN
Telkomsel Tebar Voucher Jutaan Rupiah hingga Nobar Seru di Serang

Telkomsel Tebar Voucher Jutaan Rupiah hingga Nobar Seru di Serang

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:43

Mengawali tahun 2026 dengan penuh apresiasi, Telkomsel Regional Jakarta Banten kembali memperkuat ikatan dengan para pelanggan setianya.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill