Connect With Us

Pandemi COVID-19, Pemkot Tangerang Terima Bantuan Alkes

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 30 Maret 2020 | 18:29

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang menerima bantuan berbagai alat kesehatan (alkes) untuk menangani pandemi COVID-19.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan pihaknya menerima bantuan alkes dari Kementerian Kesehatan dan Provinsi Banten.

Adapun bantuan tersebut berupa alat pelindung diri (APD), yakni 400 buah Coverall, 28.400 buah masker bedah, 475 buah masker N95, dan 360 tablet obat oseltamivir.

"Kami telah menerima alat bantu kesehatan dari Kementrian Kesehatan dan Provinsi Banten untuk penanggulangan pandemi COVID-19," ujar Arief, Senin (30/3/2020).

Tak hanya Kemenkes dan Provinsi Banten, kata Arief, Eijckmen Institute juga memberikan 1.000 buah Virus Transport Media (VTM) atau tabung yang digunakan untuk meletakkan spesimen yang diambil dari pasien dengan metode swab.

"APD, obat-obatan dan VTM yang kami terima sangat membantu penanganan COVID-19 di wilayah Kota Tangerang, saya berharap agar pandemi ini bisa cepat berlalu dan kita bisa beraktifitas seperti biasanya," ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi menambahkan, bantuan juga diterima dari internal Pemkot Tangerang yaitu Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang.

"Dari Dinas Ketahanan Pangan kami juga terima 100 buah APD dan telah kami distribusikan secara bertahap kepada layanan kesehatan seperti Puskesmas dan RSUD yang ada di wilayah Kota Tangerang," katanya.

"Sama-sama kita bahu membahu untuk menangani pandemi COVID-19, serta sama-sama memutus penyebarannya dengan membatasi kegiatan di luar rumah, konsumsi makanan bergizi, dan menghindari kerumunan masa," imbuhnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

KAB. TANGERANG
Bisa Rusak Tumbuh Kembang Anak, Guru PAUD di Kabupaten Tangerang Diimbau Tidak Bentak Murid

Bisa Rusak Tumbuh Kembang Anak, Guru PAUD di Kabupaten Tangerang Diimbau Tidak Bentak Murid

Rabu, 10 Juni 2026 | 19:33

Bentakan, ejekan, hingga kata-kata yang merendahkan sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya bisa merusak tumbuh kembang anak akibat trauma hingga dewasa.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill