Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com–Warga Kota Tangerang yang terjangkit virus Corona (COVID-19) terus bertambah. Ironisnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kesulitan mendapatkan alat perlindungan diri (APD) bagi petugas kesehatan yang menangani penderita virus mematikan tersebut.
Minimnya APD di lingkungan Pemkot Tangerang sempat ramai dibahas warga. Sebab, pihak manajemen RSUD Kota Tangerang membuka donasi bagi masyarakat yang ingin memberikan APD secara sukarela.
Sementara juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan pihaknya kini telah memesan ribuan APD.
Hal ini, kata dia, untuk menanggulangi minimnya APD. "Semoga bisa segera terpenuhi untuk kebutuhan petugas medis," ujar Liza.
Liza menuturkan jumlah warga Kota Tangerang yang terdampak COVID-19 terus bertambah.
Hingga kini, kata dia, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 206 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 27 orang, dan pasien positif 8 orang.
"Untuk yang meninggal satu orang," pungkasnya. (RMI/RAC)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews