Connect With Us

Warga Terjangkit COVID-19 Bertambah, Pemkot Tangerang Kesulitan APD

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:43

Petugas kesehatan mengenakan alat pelindung diri (APD). (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Warga Kota Tangerang yang terjangkit virus Corona (COVID-19) terus bertambah. Ironisnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kesulitan mendapatkan alat perlindungan diri (APD) bagi petugas kesehatan yang menangani penderita virus mematikan tersebut.

Minimnya APD di lingkungan Pemkot Tangerang sempat ramai dibahas warga. Sebab, pihak manajemen RSUD Kota Tangerang membuka donasi bagi masyarakat yang ingin memberikan APD secara sukarela. 

Sementara juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan pihaknya kini telah memesan ribuan APD. 

Hal ini, kata dia, untuk menanggulangi minimnya APD. "Semoga bisa segera terpenuhi untuk kebutuhan petugas medis," ujar Liza. 

Liza menuturkan jumlah warga Kota Tangerang yang terdampak COVID-19 terus bertambah. 

Hingga kini, kata dia, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 206 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 27 orang, dan pasien positif 8 orang. 

"Untuk yang meninggal satu orang," pungkasnya. (RMI/RAC)

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill