Connect With Us

Warga Terjangkit COVID-19 Bertambah, Pemkot Tangerang Kesulitan APD

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:43

Petugas kesehatan mengenakan alat pelindung diri (APD). (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Warga Kota Tangerang yang terjangkit virus Corona (COVID-19) terus bertambah. Ironisnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kesulitan mendapatkan alat perlindungan diri (APD) bagi petugas kesehatan yang menangani penderita virus mematikan tersebut.

Minimnya APD di lingkungan Pemkot Tangerang sempat ramai dibahas warga. Sebab, pihak manajemen RSUD Kota Tangerang membuka donasi bagi masyarakat yang ingin memberikan APD secara sukarela. 

Sementara juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan pihaknya kini telah memesan ribuan APD. 

Hal ini, kata dia, untuk menanggulangi minimnya APD. "Semoga bisa segera terpenuhi untuk kebutuhan petugas medis," ujar Liza. 

Liza menuturkan jumlah warga Kota Tangerang yang terdampak COVID-19 terus bertambah. 

Hingga kini, kata dia, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 206 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 27 orang, dan pasien positif 8 orang. 

"Untuk yang meninggal satu orang," pungkasnya. (RMI/RAC)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill