Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras
Senin, 18 Mei 2026 | 21:15
Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.
TANGERANGNEWS.com–Warga Kota Tangerang yang terjangkit virus Corona (COVID-19) terus bertambah. Ironisnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kesulitan mendapatkan alat perlindungan diri (APD) bagi petugas kesehatan yang menangani penderita virus mematikan tersebut.
Minimnya APD di lingkungan Pemkot Tangerang sempat ramai dibahas warga. Sebab, pihak manajemen RSUD Kota Tangerang membuka donasi bagi masyarakat yang ingin memberikan APD secara sukarela.
Sementara juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan pihaknya kini telah memesan ribuan APD.
Hal ini, kata dia, untuk menanggulangi minimnya APD. "Semoga bisa segera terpenuhi untuk kebutuhan petugas medis," ujar Liza.
Liza menuturkan jumlah warga Kota Tangerang yang terdampak COVID-19 terus bertambah.
Hingga kini, kata dia, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 206 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 27 orang, dan pasien positif 8 orang.
"Untuk yang meninggal satu orang," pungkasnya. (RMI/RAC)
Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.
TODAY TAGPertumbuhan investasi sektor digital di Kota Tangerang Selatan terus meningkat seiring berkembangnya pembangunan pusat data atau data center di sejumlah kawasan.
Menyambut libur akhir pekan panjang di bulan Mei 2026, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan promo menginap bertajuk “FAM JAM STAY” yang dirancang khusus untuk keluarga.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta memperkuat aspek keamanan lingkungan bandara.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews