Personil Damkar menyemprotkan cairan disinfektan ke beberapa daerah tangerang selatan, Kamis (2/4/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan mengerahkan tiga unit armada Damkarnya untuk menyemprotkan cairan disinfektan di tiga titik Kecamatan Serpong Utara, Kamis (2/4/2020).
Armada berisi cairan pembasmi virus itu meraung-raung di sepanjang perjalanan. Aksi para penjinak api itu pun menyedot perhatian masyarakat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi menjelaskan, aksi istitusinya beserta beberapa pihak terkait untuk menangkal penyebaran virus Corona atau COVID-19 yang kian meluas.
"(Kami) bekerjasama dengan Kecamatan Serpong Utara, jajaran Polsek Serpong, dan Koramil Serpong," tutur Uci.
Tiga unit armada tersebut terbagi menjadi dua tim dengan tiga lokasi penyemprotan, yaitu Melati Mas, Jelupang dan Alam Sutera.
Tim pertama yang terdiri dari dua unit mobil Damkar beraksi di Melati Mas dan Jelupang. Penyemprotan dimulai dari Jalan Raya Melati Mas.
"Yakni di sepanjang Jalan Raya Melati Mas untuk bagian kiri dan kanannya, lanjut menuju Kelenteng, kemudian menuju Jelupang Raya, berakhir di perumahan Villa Mutiara," paparnya.
Sedangkan, satu unit mobil damkar lainnya melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Alam Sutera.
Ia berharap upaya tersebut dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Tangsel.
"Penyemprotan akan terus kamj lakukan. Untuk besok dan selanjutnya, akan kami koordinasikan dulu dengan pihak kecamatan," pungkasnya. (RMI/RAC)
Aksi pengeroyokan terhadap pedagang di kawasan Pasar Lama, Jalan Kisamaun, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, viral di media sosial, Jumat 8 Mei 2026.
Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""