Connect With Us

Pemuda Cisereh Tigaraksa Gotong Royong Disinfektan Lingkungan

Mohamad Romli | Kamis, 26 Maret 2020 | 20:53

Pemuda Desa Cisereh Tigaraksa melakukan penyemprotan disinfektan di rumah warga, Kamis (26/3/2020). (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Gotong royong menjadi kekuatan warga memutus mata rantai penyebaran virus Corona (COVID-19). Seperti yang dilakukan pemuda di Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Untuk memastikan lingkungan mereka bebas dari virus Corona, para pemuda secara swadaya melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga, Kamis (26/3/2020).

"Inisiatif ini karena kami harus menjadi pelopor gerakan melawan virus Corona di desa Cisereh. Sehingga langsung tergagas melakukan penyemprotan disinfektan," ungkap Fairuz, pemuda setempat kepada TangerangNews.

Alhasil, kegiatan itu pun disambut antusias warga yang memang sedang merasa was-was. 

"Kami mendapatkan sambutan yang luar biasa dari warga. Mereka mengapresiasi dan siap bergotong royong juga untuk penyemprotan disinfektan selanjutnya," tambahnya.

Saat ini, jumlah warga yang terkonfirmasi positif terjangkit COVID-19 terus bertambah. Kewaspadaan dan mematuhi himbauan pemerintah untuk menjaga kebersihan lingkungan, mempraktikkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga jarak saat interaksi sosial (Social Distancing) menjadi sebuah keniscayaan.

"Kami yakin, dengan bergotong royong dan memahami cara memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini, kita akan segera pulih dari bencana ini," tegasnya.

Kegiatan tersebut turut juga didukung oleh pegiat perpustakaan desa setempat. Mereka aktif menyosialisasikan bahaya virus Corona dan cara memutus mata rantai penyebarannya.

"Saat seperti ini, menjadi momeb kaum muda membuktikan kiprahnya. Kami harap, semua pemuda di Kabupaten Tangerang bergerak memutus mata rantai COVID-19," pungkas Fairuz yang juga menjabat Ketua Umum DPP Intelektual Muda Indonesia itu. (RMI/RAC)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill