Connect With Us

RSUD Kota Tangerang Mulai Dilengkapi Bilik Disinfektan

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 25 Maret 2020 | 20:05

Pegawai melakukan uji coba bilik disinfektan di RSUD Kota Tangerang, Rabu (25/3/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang (RSUD) menerima alat pencegah penularan COVID -19 dari pemerintah setempat berupa dua bilik disinfektan. 

"Iya, kami sudah menerima bilik disinfektan dari pemerintah sebanyak dua buah dan itu nantinya akan kami pasang di pintu masuk loby dan pintu samping (keluar)," ujar Henny Herlina, Direktur Utama RSUD Kota Tangerang, Rabu (25/3/2020).

Dua bilik disinfektan yang di tempatkan di pintu masuk dan keluar RSUD tersebut berguna untuk sterilisasi tubuh pengunjung maupun pegawai dari kemungkinan terpapar virus.

Pegawai melakukan uji coba bilik disinfektan di RSUD Kota Tangerang, Rabu (25/3/2020).

Dalam pengoperasian bilik disinfektan tersebut, pihak RSUD bekerjasama dengan PDAM Tirta Benteng untuk pengadaan air bersih dan campuran Clorine.

"Jadi, alat bilik disinfektan ini akan difungsikan besok, karena kami baru terima tadi siang," katanya. 

Keberadaan bilik disinfektan tersebut menambah fasilitas RSUD setelah sebelumnya hadir thermo gun sebagai upaya dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di wilayah Kota Tangerang. (RMI/RAC)

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill