Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com–Komunitas Asal Senang Aja (ASA) Tangerang berbagi ribuan masker kepada warga Kota Tangerang untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).
"Ada 3.000 masker yang telah kami bagikan kepada masyarakat," ujar Sugianto, Pembina Komunitas ASA kepada TangerangNews, Senin (13/4/2020).
Dalam pembagian masker secara gratis ini, Komunitas ASA bekerja sama dengan Polres Metro Tangerang Kota dan Kodim 0506/Tgr.

Para relawan ASA, petugas kepolisian dan TNI pun bergerak membagikan masker ke sejumlah titik keramaian, seperti Pasar Anyar dan Pasar Lama.
Anggota DPRD Provinsi Banten ini mengatakan ribuan masker yang dibagikan ini hasil donasi dari berbagai pihak.
"Jadi, ini hasil donasi dana yang kami belikan masker. Sehingga selain membantu masyarakat, kami bisa membantu UMKM," katanya.
Politisi PDI Perjuangan itu berharap penyebaran wabah Covid-19 yang telah menjadi pandemi ini dapat segera selesai sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dan seluruh sektor kehidupan pun kembali pulih.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto mengapresiasi berbagai pihak yang telah memberikan donasi kepada masyarakat demi memutus rantai wabah Covid-19.
"Memang banyak warga masyarakat yang tergerak untuk berbagi. Kali ini dari Komunitas ASA. Kami mendukung dan mengapresiasi kepedulian masyarakat ini," pungkasnya.(RMI/HRU)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGSeorang tahanan Polresta Tangerang berinsial SW, 49, tewas setelah nekat gantung diri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu 26 Juli 2026, lalu.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews