Connect With Us

Wali Kota : Pekerja Terkena PHK Imbas COVID-19 Diminta Daftar Pra Kerja

Advertorial | Minggu, 12 April 2020 | 11:39

Ilustrasi Kartu Pra-Kerja. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dampak pandemi Corona di Kota Tangerang membuat sektor ketenagakerjaan terpukul, berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, ada 54 perusahaan dengan total 3.729 orang yang terkena imbas. Dari data itu, 3.042 orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan 687 orang dirumahkan.

Melihat kondisi ini, Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, menghimbau bagi para pekerja yang terdampak COVID-19 untuk mendaftar Kartu Pra Kerja.

"Bagi seluruh masyarakat Kota Tangerang yang terkena PHK atau dirumahkan, pemerintah pusat telah menyiapkan Program Kartu Pra kerja, silahkan daftarkan diri anda melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang atau secara online," jelas wali kota.

Wali kota berharap, dengan adanya program Kartu Pra Kerja ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak. Untuk itu, ia berharap warga Kota Tangerang yang terkena PHK dan dirumahkan karena imbas COVID-19 untuk segera mendaftarkan diri. 

Ia mengungkapkan, untuk waktu pendaftaran masih dalam waktu tak terbatas menunggu kuota nasional 5,6 juta terpenuhi. Nanti pendaftar akan diverifikasi oleh Provinsi Banten dan akan diteruskan ke pusat, untuk kemudian akan mendapatkan balasan melalui email.

Terkait kuota pihaknya sudah melakukan pengecekan ke Kementerian Ketenagakerjaan dan masih ada. 

“Oleh karena itu, hal ini kami umumkan kepada masyarakat yang terdampak Corona untuk segera daftar ke Pra Kerja,” kata wali kota.

Adapun manfaat dari adanya Kartu Pra Kerja ini adalah kelompok sasaran tersebut  mendapatkan bantuan biaya pelatihan guna meningkatkan dan mengasah bakat serta keterampilan diri. Dengan demikian, ke depan dapat dijadikan sebagai bekal atau tambahan ilmu untuk mendapatkan pekerjaan sesuai keterampilan.

Sebagai informasi, Pemkot Tangerang telah membuka posko untuk pendaftaran Pra Kerja di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang. Dari data yang terhimpun tersebut, nantinya akan diteruskan ke Dinaskertrans Provinsi Banten.

Sedangkan untuk informasi selengkapnya, dapat diakses melalui www.prakerja.go.ig dan/atau menghubungi tim posko Kartu Pra Kerja Kota Tangerang :

 

1. Sri Marsudiharti

    No hp. 087726154416

2. Wilopo T

    No hp. 0818134007

3. Agus Sarulloh

    No hp. 08111969170  

    (khusus WA)

4. Siti Aminah

    No hp. 08158874433.(ADV)

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

BISNIS
Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Senin, 6 Juli 2026 | 22:31

Kiblat modest fashion bagi generasi muda kini semakin berkembang dinamis. Menjawab tingginya antusiasme pasar muslimah di wilayah Tangerang dan sekitarnya, brand fesyen syar'i asal Bandung, Jamise Syari, resmi melebarkan sayapnya

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill