Connect With Us

GMNI Demo Pemkot Tangerang, Pertanyakan Transparansi APBD

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 16 Juni 2020 | 19:33

Sejumlah mahasiswa GMNI Kota Tangerang menduduki pintu gerbang Pusat Pemerintahan Kota Tangerang dalam aksi unjuk rasa, Selasa (16/6/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar demonstrasi di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (16/6/2020). Dalam orasinya, para mahasiswa tersebut mendesak Pemkot Tangerang untuk dapat lebih bijak dalam merealisasikan APBD. 

"Kami sebelumnya mendapat konfirmasi dari Pemerintah Kota Tangerang mereka mengatakan anggaran tersebut hanya ada nominalnya saja namun tidak ada uangnya. Dan kami mempertanyakan itu karena tidak mungkin apakah memang didepositokan di bank atau anggarannya sudah dipakai untuk hal-hal yang lain," ujar Dede Hardian, Ketua DPC GMNI Kota Tangerang.

Menurutnya, keterangan yang disampaikan Pemkot Tangerang terkait hal tersebut menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat.

"Urgensitas penggunaan anggaran yang cukup besar dalam penanganagan COVID-19 di Kota Tangerang secara kasat mata, kami melihat masyarakat belum menyeluruh merasakan dampak bantuan secara langsung dari pemerintah kota tangerang," katanya. 

Selain itu, transparansi penggunaan anggaran JPS senilai Rp120,64 miliar dinilai masih jauh dari yang diharapkan dan dirasakan masyarakat Kota Tangerang.

"Bagaimana tranparansi pendistribusian bantuan pemkot?" tanya Dede Hardian.

Disisi lain, dirinya juga mempertanyakan kesiapan Pemkot Tangerang dalam menghadapi tatanan normal baru. Terlebih, saat ini Kota Tangerang masih dikatakan sebagai zona merah penyebaran COVID-19.

"Kami menekankan kepada Pemerintah Kota Tangerang untuk mengevaluasi sebelum menghadapi new normal yang akan diberlakukan" ucapnya. 

Ia mengaku dengan menggandeng beberapa elemen masyarakat akan kembali melakukan aksi pada Kamis mendatang dan melibatkan elemen mahasiswa, perkumpulan dan komunitas yang terkena dampak penyebaran COVID-19. 

"Kami akan melakukan aksi unjuk rasa pada hari Kamis dengan massa yang lebih banyak yang hari ini kami larang untuk ikut. Kami akan memaksa pemerintah untuk beraudensi," pungkasnya. (RMI/RAC)

KAB. TANGERANG
Klarifikasi Kopdes Merah Putih Solear, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Bukan Pegawai

Klarifikasi Kopdes Merah Putih Solear, Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Bukan Pegawai

Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:48

Pihak Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang memberikan klarifikasi terkait kasus dugaan kekerasan seksual terjadi di tempat tersebut.

NASIONAL
Bukan Ekonomi, Ini Penyebab Perceraian Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2025

Bukan Ekonomi, Ini Penyebab Perceraian Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2025

Senin, 30 Maret 2026 | 09:35

Kasus perceraian di Indonesia sepanjang 2025 masih cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang ditampilkan dalam unggahan Kompas.com, penyebab perceraian tertinggi ternyata bukan dari faktor ekonomi.

KOTA TANGERANG
Sarang Tawon Vespa Jumbo 70 Sentimeter Dievakuasi Damkar Ciledug dari Dua Titik Permukiman Padat di Tangerang

Sarang Tawon Vespa Jumbo 70 Sentimeter Dievakuasi Damkar Ciledug dari Dua Titik Permukiman Padat di Tangerang

Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:54

Petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Ciledug dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengevakuasi dua sarang tawon vespa dari kawasan permukiman padat penduduk

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill