Gegara Krisis Air Bersih, Korban Banjir Kronjo Tangerang Mandi di Irigasi
Selasa, 27 Januari 2026 | 22:26
Dikarenakan kekurangan air bersih, warga Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang harus mandi disaluran irigasi Sungai Cimanceuri.
TANGERANGNEWS.com-Saat ini mulai banyak masyarakat yang berinisiatif turun ke lapangan mensosialisasikan penggunaan masker untuk mencegah penularan COVID-19.
Seperti yang dilakukan puluhan pelajar yang tergabung dalam Remaja Islam Musholla Arraudhoh (Rima) RT06/10, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (20/9/2020).
Selain mengingatkan warga, mereka juga membagikan ratusan masker gratis kepada pengendara yang melintas di Jalan Hasyim Ashari, dan Jalan Maulana Hasanudin.
“Kegiatan ini ide dan kreativitas remaja. Kami hanya mendampingi dan memfasilitasi,” ungkap Mulyadi, Ketua RT06.
Titik pertama lokasi pembagian masker berada di depan perumahan Puri Megah. Selain pentingnya penggunaan masker, para remaja ini mengingatkan untuk sering cuci tangan dan menjaga jarak.
“Kami berharap mereka juga bisa melakukan sosialisasi kepada warga yang seumuran dengan bahasa dan gaya sendiri. Semoga penggunaan masker juga menjadi gaya hidup baru untuk mencegah penyebaran COVID-19,” kata Mulyadi.
Lokasi selanjutnya pembagian masker ini berada di depan komplek P dan K Cipondoh. Mereka melakukan sosialisasi melewati pemukiman dengan tetap menjaga jarak.
Warga diingatkan untuk tetap di rumah dan menjaga kesehatan. Sosialisasi mengenai sanksi bagi yang tidak memakai masker juga disampaikan oleh mereka. “Semoga Corona cepat hilang agar bisa sekolah dan main bersama lagi,” kata Ramadan, Ketua Rima.(RAZ/HRU)
Dikarenakan kekurangan air bersih, warga Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang harus mandi disaluran irigasi Sungai Cimanceuri.
TODAY TAGTrader kini semakin mengutamakan aplikasi trading yang praktis dan serba terintegrasi. Simak fitur-fitur yang mendukung analisa, efisiensi, dan kenyamanan trading modern.
Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews