Connect With Us

Klaster Baru, 33 Anak Yatim Piatu di Kota Tangerang Positif COVID-19

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 24 September 2020 | 16:44

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kota Tangerang mengunkapkan adanya klaster baru kasus COVID-19 di lingkungan rumah yatim piatu. 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan terdapat 33 anak yatim piatu di Kota Tangerang terkonfirmasi positif COVID-19.  "Hari ini ada kluster baru rumah yatim piatu," ujarnya, Kamis (24/9/2020).

Menurutnya, ke-33 anak yatim piatu yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut akan menjalani isolasi di Puskesmas Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

"Kita buka Puskesmas Jurumudi Baru kapasitas 60 orang, ini 33-nya dari yatim piatu masuk semua hari ini," katanya.

Arief menambahkan klaster rumah yatim piatu ini diduga terjadi karena mereka terpapar COVID-19 dari salah satu pengasuhnya.

"Informasinya sih, salah satu pengasuhnya ada yang positif, OTG (Orang tanpa gejala). Dia masih ngurusin anak-anaknya. Akhirnya anak-anaknya pada ketularan," tuturnya.

Tak bosan-bosan Arief pun mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan tertularnya COVID-19. Dia meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. (RAZ/RAC)

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

Senin, 19 Januari 2026 | 21:04

Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau yang dikenal sebagai D-HUB SEZ mencatatkan performa impresif dalam peta ekonomi nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill