Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com—Para pengurus Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Tangerang Kota untuk periode 2020-2024 resmi dilantik, Senin (9/11/2020).
Pelantikan yang dipimpin oleh Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Tangerang Sarli Amri ini berlangsung di Aula Jenderal Sudirman, Kampus UMT, Kota Tangerang.
Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Tangerang Kota periode 2020-2024, yakni Arry Eksandy mengatakan, organisasi yang dinakhodainya ini akan fokus menjalani sebagai pelopor, pelangsung, dan penyempurna.
Arry menyebut pihaknya akan tetap berupaya mengentaskan persoalan ekonomi, sosial, dan kesehatan.
"Karena sekarang pandemi, kami akan fokus pada aspek kesehatan," ujarnya.
Selain pelantikan, para pengurus Pemuda Muhammadiyah Tangerang Kota menggelar rapat kerja bertema 'Meningkatkan Ghiroh dan Kualitas Pemuda yang Berintegritas Tinggi'.
Menurut Arry, para Pemuda Muhammadiyah Tangerang Kota juga akan menggencarkan dakwah Islam dengan gaya baru.
"Gaya baru ini misalnya dakwah lewat media online," kata Arry.
Arry berharap setelah resmi dilantik juga para Pemuda Muhammadiyah Tangerang Kota akan langsung memperlihatkan eksistensinya.
"Mudah-mudahan ke depannya kita lebih eksis. Kegiatan-kegiatan konkret yang berkesinambungan yang menyentuh ke masyarakat akan digelar," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGMenyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews