Connect With Us

DPRD Kota Tangerang Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Raya Perancis

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 24 Januari 2021 | 10:55

Suasana Jalan Perancis yang rusak. (@TangerangNews / Ahmad Nur Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-DPRD Kota Tangerang mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki Jalan Perancis yang masuk dalam wilayah pemerintah daerah tersebut. 

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam mengatakan, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah agar menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk segera memperbaiki jalan itu untuk meningkatkan aksesbilitas warga. 

"Dengan semakin mudahnya aksesbilitas warga akan mendorong ekonomi kawasan," kata Rusdi Alam, Minggu (24/1/2021). 

Rusdi berharap Pemkot Tangerang segera merespons keinginan warga.  Tujuannya agar Jalan Raya Perancis yang mengalami kerusakan parah segera diperbaiki dalam upaya mendongkrak ekonomi wilayah. 

Kondisi Jalan Raya Perancis saat ini mengalami kerusakan hingga 70 persen sepanjang 2,5 Km mulai dari pertigaan Indomaret Rawa Jeruk/J Hotel sampai Kosambi Permai/BCA, sehingga sering menimbulkan kemacetan panjang dan kecelakaan. 

Rusdi mengakui adanya kendala penganggaran mengingat sebagian besar dialokasikan untuk penanganan wabah COVID-19, tetapi seharusnya tetap ada porsi untuk pemeliharaan jalan. 

Dinas PUPR, dapat memanfaatkan sebagian anggaran pemeliharaan jalan untuk memperbaiki jalan yang mengalami kerusakan itu. 

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang lainnya, Tasri Jamal mendesak Dinas PUPR setempat agar segera berkoordinasi dengan Kementerian PUPR. 

Terkait kondisi Jalan Perancis yang terus mengalami kerusakan, Tasril berjanji akan segera melakukan kunjungan kerja ke Dinas PUPR Kota Tangerang untuk melakukan koordinasi dalam perbaikan jalan di kawasan perbatasan. 

 Tokoh Masyarakat wilayah di Teluknaga dan Kosambi, Sobri mengatakan, pemerintah harus cepat untuk melakukan perbaikan jalan. 

Jalan Raya Prancis memiliki panjang kurang lebih sekitar 7,5 Km, yang merupakan salah satu akses jalan menuju Bandara Soekarno-Hatta. Seharusnya akses jalan menuju bandara internasional tidak boleh dibiarkan dalam keadaan rusak. 

"OPD terkait harus segera melakukan perbaikan, jalannya memang sudah cukup parah kerusakannya," tegasnya. (RED/RAC)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

KAB. TANGERANG
Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Kamis, 14 Mei 2026 | 17:51

Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill